AGAM, METRO— Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Agam (GOW) Kabupaten Agam menggelar buka puasa bersama anak-anak yatim di rumah dinas Wakil Bupati Agam, Padang Baru, Lubuk Basung, Rabu (4/3).
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadhan.
Acara tersebut dihadiri Penasehat GOW Kabupaten Agam, Ny Mery Benni Warlis, Ketua GOW Kabupaten Agam, Ny Maya Iqbal, beserta para pengurus dan anggota GOW.
Turut hadir anak- anak yatim dari Panti Aisyiyah Lubuk Basung yang tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga waktu berbuka tiba.
Sebelum berbuka puasa, kegiatan diawali dengan tausiah agama yang disampaikan Ustaz Khairil Hidayat.
Dalam ceramahnya, ia mengangkat tema keutamaan bulan Ramadhan dan pentingnya menyayangi anak yatim.
Ia mengingatkan bahwa Rasulullah SAW memiliki kasih sayang yang sangat besar terhadap anak yatim, bahkan menggambarkan kedekatan beliau dengan orang yang memelihara anak yatim seperti dua jari yang berdampingan.
“Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka. Mari perbanyak amalan, tingkatkan kepedulian sosial, dan hindari hal-hal yang dapat membatalkan puasa agar ibadah kita semakin sempurna,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua GOW Kabupaten Agam, Ny Maya Iqbal, menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh undangan serta partisipasi semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, buka puasa bersama ini merupakan wujud niat baik sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi dengan anak-anak yatim.
“Kegiatan ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga berbagi kasih sayang dan perhatian. Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” tuturnya.
Sementara itu, Penasehat GOW Kabupaten Agam, Ny Mery Benni Warlis, berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian sosial organisasi terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim.
Ia menegaskan, Ramadhan menjadi momentum terbaik untuk memperkuat empati dan semangat berbagi, sehingga kehadiran GOW benar- benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril agar mereka tetap semangat dalam menjalani kehidupan dan meraih cita-cita. (pry)





