METRO PADANG

Daratan Baru di Pantai Parkit, Lokasi Favorit Ngabuburit Warga Kota, Mahyeldi: Harus Dipastikan Apakan Aman Dikunjungi, Perlu Kajian

6
×

Daratan Baru di Pantai Parkit, Lokasi Favorit Ngabuburit Warga Kota, Mahyeldi: Harus Dipastikan Apakan Aman Dikunjungi, Perlu Kajian

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGI PANTAI PARKIT— Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mendatangi Pantai Parkit, di Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara untuk memastikan agar kawasan tersebut betul-betul aman untuk dikunjungi masyarakat.

PADANG, METROPerubahan bentang alam Pantai Parkit pascabanjir bandang pada akhir 2025 lalu, kini menghadirkan wajah baru di pesisir pantai Kota Padang. Hamparan pasir yang kian meluas, bahkan membentuk kawasan menyerupai danau kecil, menarik perhatian Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, ia datang meninjau aspek keamanan dan potensi pengembangannya.

Pantai yang berada di Kelurahan Air Tawar Ba­rat, Kecamatan Padang Utara itu mengalami penambahan daratan cukup signifikan akibat sedimentasi material banjir. Endapan pasir dan lumpur membentuk hamparan luas, memunculkan pulau-pulau kecil serta cekungan berisi air yang tampak seperti danau alami.

“Hari ini kita meninjau Pantai Parkit, yang menga­lami penambahan daratan akibat sedimentasi banjir bandang. Kita ingin memastikan, agar kawasan ini betul-betul aman untuk dikunjungi masyarakat,” ujar Mahyeldi saat meninjau lokasi, didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Syefdinon, Rabu (4/3).

Baca Juga  Jaringan Pemred Sumbar (JPS) Berbagi, Panti Asuhan Az Zahra Jannah ASC Keciprat Bantuan

Menurut Mahyeldi, pe­ninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi terkini di la­pangan, termasuk sisa material banjir yang masih terlihat di sejumlah titik. Ia ingin memastikan kawasan tersebut aman untuk dikunjungi masyarakat.

“Hari ini kita melihat bagaimana situasi di lapangan dengan bertambahnya daratan di Pantai Parkit ini. Bekas-bekas kayu juga ma­sih banyak terlihat. Kita ingin memastikan apakah kawasan ini aman untuk dikunjungi masyarakat,” katanya.

Ia juga menyoroti pendangkalan yang membentuk kawasan menyerupai danau tersebut sebagai potensi yang dapat dikaji lebih lanjut. Menurutnya, jika memang layak dan aman, tidak tertutup kemungkinan kawasan ini akan dijadikan sebagai destinasi wisata baru.

“Ini ada pendangkalan, semacam danau bentukan. Barangkali bisa kita lakukan penguatan di sekeliling­nya, sehingga ini menjadi potensi kawasan yang luar biasa, baik untuk pariwisata maupun kegiatan lainnya. Nanti kita lihat, kita diskusikan, dan kita bahas bersama,” tambahnya.

Baca Juga  Rektor: Pilkada Serentak 2024 kembali Gunakan Tinta Buatan Unand

Seiring perubahan ter­sebut, Pantai Parkit kini semakin ramai dikunjungi warga, terutama pada sore hari. Banyak masyarakat datang untuk ngabuburit, berfoto, bermain bola, hingga sekadar menikmati pemandangan matahari terbenam. Letaknya yang strategis dan tidak jauh dari Universitas Negeri Padang membuat kawasan ini mudah diakses warga Kota Padang.

Namun demikian, ia tidak menampik, kondisi lingkungan sekitar kawa­san tersebut masih memerlukan perhatian. Di sejumlah titik, masih ditemukan tumpukan kayu berukuran besar dan tumpukan sampah sisa banjir.

Salah seorang warga yang tinggal di sekitar pantai mengungkapkan, kawasan ini kini terasa berbeda dibanding sebelum­nya. “Sebelumnya tidak banyak pengunjung yang datang kesini, semenjak terjadinya penambahan daratan, pe­ngunjungnya kian ramai,” ungkapnya. (fan)