BERITA UTAMA

Rumah di Pauh Duo Solsel Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp80 Juta

3
×

Rumah di Pauh Duo Solsel Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp80 Juta

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN— Petugas Damkar melakukan pemadaman api yang membakar rumah di di Jorong Sungai Duo, Nagari Luak Kapau Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo.

SOLSEL, METRO — Satu unit rumah semi permanen milik warga di Jorong Sungai Duo, Nagari Luak Kapau Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, ludes terbakar pada Rabu (4/3) sekitar pukul 22.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp80 juta.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Arnonsyah mengatakan, setelah menerima laporan kebakaran, pihaknya langsung mengerahkan satu unit armada lima menit kemudian. Menurutnya, sebelum petugas datang, warga sudah terlebih dahulu memadamkan dengan alat seadanya.

“Setelah menerima laporan pada pukul 22.00 WIB, tim langsung berangkat pukul 22.05 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 22.15 WIB. Proses pemadaman dan pendinginan selesai pada pukul 23.35 WIB,” ujar Arnonsyah, Kamis (5/3).

Baca Juga  Krisis Melanda: PT Lembah Karya PHK Ratusan Karyawan

Arnonsyah,menjelaskan, api diduga berasal dari bagian dapur rumah dan dengan cepat membesar hingga menghanguskan seluruh bangunan.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Api pertama kali muncul di bagian dapur dan cepat menyebar ke seluruh ruangan. Bahkan sempat terdengar dua kali ledakan kecil dari dalam rumah,” jelasnya.

Menurut Arnonsyah, sebanyak 12 personel Damkar diterjunkan untuk memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan lain. Rumah berukuran sekitar 6 x 11 meter tersebut mengalami kerusakan berat dan tidak dapat dihuni kembali.

Baca Juga  Gubernur yang Pertama Divaksin Covid-19 di Sumbar

“Seluruh isi rumah seperti perabotan, pakaian, dan surat-surat berharga tidak dapat diselamatkan. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini,” tambahnya.

Arnonsyah menambahkan, rumah tersebut diketahui milik Ratna (58), seorang ibu rumah tangga yang juga berprofesi sebagai petani. Saat kejadian, rumah dihuni oleh dua orang dan tidak ada warga yang mengungsi.

“Laporan resmi peristiwa ini telah disampaikan kepada pimpinan pada Kamis (5/3). Pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” tukasnya. (jef)