AGAM/BUKITTINGGI

Safari Ramadan di Tigo Baleh, Wako Ramlan Paparkan Program Strategis Bukittinggi

2
×

Safari Ramadan di Tigo Baleh, Wako Ramlan Paparkan Program Strategis Bukittinggi

Sebarkan artikel ini
SAFARI RAMADAN— Wako Ramlan Nurmatias memimpin safari ramadhan Pemko Bukittinggi di Masjid Jami’ Tigo Baleh, Senin (2/3).

BUKITTINGGI, METRO– Memasuki hari ketiga Ramadan 1447 Hijriah, Tim Safari Ramadan (TSR) 1 Pemerintah Kota Bukittinggi meng­gelar kunjungan silaturahmi ke Masjid Jami’ Tigo Baleh, Senin (2/3). Kegiatan tersebut menjadi ajang mem­pererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat se­kaligus menyampaikan berbagai program prioritas pembangunan.

TSR 1 dipimpin langsung oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias. Dalam sambutannya, ia memaparkan sejumlah langkah strategis pemerintah yang menyentuh sektor keagamaan, pendidikan, kesehatan hingga penataan kota.

Ramlan menegaskan, di tengah berbagai tantangan yang dihadapi daerah, pela­yanan dasar kepada ma­sya­rakat harus tetap menjadi prioritas utama. Pemerintah, katanya, berkomitmen memastikan setiap warga mendapatkan akses layanan yang layak dan merata.

Pada bidang pendidikan dan keagamaan, Pemko Bukittinggi meluncurkan Program Tabungan Haji Pelajar bagi siswa SD dan SMP. Program ini bertujuan menanamkan budaya menabung sekaligus membangun semangat beribadah sejak usia dini.

Baca Juga  Ribuan Santri DDS Ikuti Apel Akbar

“Anak-anak perlu mulai menabung sejak dini karena masa tunggu haji sudah 29 tahun. Sehingga dari dini, anak-anak belajar menabung dan ditanamkan keinginan untuk menjalankan iba­dah haji,” ujar Ramlan.

Selain itu, pemerintah juga melanjutkan bantuan perleng­kapan sekolah bagi siswa serta menggencarkan program Subuh Berjamaah sebagai upaya memperkuat karakter religius generasi muda.

Di sektor kesehatan, Pem­ko Bukittinggi menjalankan program Universal Heal­th Coverage (UHC) dengan mem­ba­yar­kan iuran BPJS bagi ma­sya­rakat yang memenuhi kriteria. Pemerintah juga menggratiskan biaya pemeriksaan kesehatan bagi calon jamaah haji serta menghadirkan layanan antar-jemput pasien.

Pengembangan fasilitas rumah sakit daerah turut menjadi perhatian. Pening­katan sarana dan prasarana di RSUD terus dilakukan guna memastikan kualitas layanan kesehatan semakin optimal.

Baca Juga  Festival Danau Maninjau ke-3 Dibuka, Bupati Agam: Fesdama Perkuat Adat dan Budaya

Tak hanya itu, persoalan kebersihan juga menjadi fokus. Pemerintah mendorong masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah tangga sebagai langkah menekan produksi sampah yang saat ini mencapai sekitar 120 ton per hari.

Penataan kota dan perbaikan infrastruktur terus digenjot seiring penguatan identitas Bukittinggi sebagai kota perjuangan. Ramlan mengingatkan kembali peran penting Bukittinggi dalam sejarah nasional, termasuk sebagai pusat Pemerintahan Darurat Republik Indonesia.

Ia juga menegaskan bah­wa keberadaan Jam Ga­dang bukan sekadar ikon wi­sata, melainkan simbol sejarah yang harus terus dijaga dan dimaknai oleh generasi sekarang.

Melalui Safari Ramadan ini, pemerintah berharap terjalin komunikasi dua arah yang lebih erat dengan ma­syarakat, sehingga berbagai program yang telah dirancang dapat berjalan efek­tif dan memberikan man­faat nyata bagi warga Kota Bukittinggi. (pry)