PADANG, METRO— Suasana kebersamaan mewarnai Lapangan Tenis Sekora, Tabing, Padang, Sabtu (28/2), saat pengelola menggelar kegiatan buka puasa bersama dalam rangka Ramadan 1447 H/2026. Kegiatan tersebut diikuti sejumlah klub tenis seperti PTC, Dragon Tenis Club, dan PPTC, serta jajaran pengurus PELTI Sumatera Barat.
Owner Lapangan Tenis Sekora, Prof Syahrial Bakhtiar, mengatakan agenda buka puasa bersama ini telah menjadi tradisi setiap bulan Ramadan. Kegiatan tersebut tidak sekadar ajang makan bersama, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa kebersamaan di kalangan insan tenis.
“Acara ini sebenarnya bentuk dari memperkuat ukhuwah dan kebersamaan di bulan suci Ramadan. Pada Sabtu, 28 Februari 2026, untuk menunggu waktu berbuka puasa kami isi dengan ngabuburit bermain tenis bersama,” ujar Prof Syahrial Bakhtiar, yang juga menjabat Ketua Pengprov PELTI Sumbar.
Guru Besar Fakultas Ilmu Keolahragaan UNP itu menjelaskan, kegiatan tahun ini diawali dengan pertandingan persahabatan sebagai bagian dari ngabuburit. Inisiatif tersebut datang dari Dragon Tenis Club, salah satu klub yang bermarkas di Lapangan Tenis Sekora.
“Agenda ngabuburit dan bukber di Lapangan Tenis Sekora tahun ini diinisiasi Dragon Tenis Club. Selain anggota klub, sebagian besar pengurus PELTI Sumbar juga hadir,” ungkap Syahrial Bakhtiar yang saat itu didampingi Ketua Dragon Tenis Club, Boy Martin.
Sejumlah pengurus PELTI Sumbar yang terlihat hadir antara lain Novi Hendri, Syafrizal, Suardi, Arnel, Agusmardi, dan Dian Anjasmara. Kehadiran mereka semakin menambah semarak kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut.
Rangkaian acara dimulai dengan pertandingan tenis santai menjelang waktu berbuka. Gelak tawa dan semangat sportivitas tampak menyatu di lapangan, menciptakan suasana Ramadan yang berbeda dari biasanya.
Memasuki waktu magrib, seluruh peserta menghentikan permainan untuk berbuka puasa bersama. Kebersamaan berlanjut dengan pelaksanaan salat magrib berjamaah, kemudian makan malam dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Setelah itu, peserta kembali melaksanakan salat isya dan tarawih berjamaah. Menariknya, kebersamaan tidak berhenti sampai di situ, karena para peserta kembali ke lapangan untuk melanjutkan permainan tenis hingga sekitar pukul 24.00 WIB.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin yang memperkuat solidaritas komunitas tenis di Sumatera Barat. Selain menjaga kebugaran, momentum Ramadan juga dimanfaatkan untuk memperdalam nilai kebersamaan dan persaudaraan. (rom)





