METRO PESISIR

Pemerintah Terus Bergerak Cepat, Tangani Kerusakan Tebing di Kawasan Muaro Ulakan

3
×

Pemerintah Terus Bergerak Cepat, Tangani Kerusakan Tebing di Kawasan Muaro Ulakan

Sebarkan artikel ini
PEMASANGAN GEOBAG— Alat berat (alber) sedang berkerja perbaiki kerusakan yang terjadi di tebing kawasan Muaro Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis. Saat ini, Pemkab Padang Pariaman sedang melakukan penanganan darurat dengan pemasangan geobag atau karung berisi pasir untuk memperkuat struktur tebing yang mengalami amblas di sekitar muara sungai.

PDG.PARIAMAN, METRO— Pemerintah Kabupaten Padangpariaman hingga ini terus bergerak cepat menangani kerusakan te­bing di kawasan Muaro U­lakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, sebagai bagian dari langkah serius me­ngatasi persoalan banjir yang kerap melanda wi­layah tersebut.

Kemarin, melalui koordinasi dengan Balai Wi­layah Sungai (BWS) Suma­tera V, dilakukan penanganan darurat dengan pemasangan geobag atau karung berisi pasir untuk memperkuat struktur te­bing yang mengalami ambles di sekitar muara su­ngai.

Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi potensi longsor yang dapat menutup alur Muaro Ulakan sekaligus mencegah dampak yang lebih luas terhadap aliran sungai dan kawasan permukiman ma­syarakat.

Dalam proses pengerjaannya, dua unit alat berat dikerahkan langsung ke lokasi untuk mempercepat pemasangan geobag pada titik-titik tebing yang me­ngalami kerusakan. Upaya tersebut difokuskan pada penguatan bantaran su­ngai agar tidak terjadi longsor susulan, terutama saat debit air meningkat pada musim hujan.

Baca Juga  KPT Tarok City bisa Menggairahkan Ekonomi Masyarakat

Selain memperkuat stru­ktur tebing, pekerjaan ini juga bertujuan menjaga kelancaran aliran air di kawasan muara sehingga tidak terjadi pendangkalan maupun penyumbatan yang berpotensi memicu banjir di wilayah sekitar.

Bupati Padangpariaman, John Kenedy Azis, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak pernah berhenti mencari solusi untuk mengatasi banjir yang kerap melanda kawasan Kampuang Gala­puang dan Muaro Ulakan.

Menurutnya, sejak awal Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman telah menyiagakan dua unit ekskavator di kawasan Muaro Ulakan sebagai langkah awal me­lakukan normalisasi aliran sungai.

“Kami tidak pernah ber­henti memikirkan persoalan banjir di Ulakan ini. Saat ini saja sudah kita siagakan dua ekskavator sejak awal Ramadhan di Mu­aro Ulakan untuk melakukan penanganan,” ungkapnya saat membuka Ramadhan Fest dan pasar pabukoan di Kampuang Galapuang kemarin.

Baca Juga  Guru Kontrol Murid ke Rumah

Meski demikian, JKA menegaskan bahwa pe­nyelesaian persoalan banjir tidak bisa dilakukan pemerintah semata, melainkan membutuhkan du­kungan dan kebersamaan seluruh pihak, termasuk ninik mamak dan ma­sya­rakat setempat.

Ia secara khusus berharap dukungan dari ma­syarakat yang memiliki lahan di kawasan muara sungai agar bersedia mem­bantu pemerintah dalam upaya pelebaran dan pelurusan alur sungai. “Kami sangat membutuhkan du­kungan ninik mamak dan masyarakat. Terutama dun­sanak ambo yang memiliki tanah di kawasan muaro agar bisa membantu dengan mengorbankan sebagian lahannya untuk pelurusan alur sungai. Ini demi kepentingan kita bersama agar banjir bisa kita atasi,” harapnya.

Pemerintah Kabupaten Padangpariaman menegaskan akan terus melakukan berbagai langkah penanganan, baik melalui normalisasi sungai, penguatan tebing, maupun koordinasi dengan pemerintah pusat, agar persoalan banjir di kawasan Ulakan dapat ditangani secara berkelanjutan. (efa)