AGAM, METRO— Bupati Agam, Benni Warlis, memimpin rapat tindak lanjut hasil kunjungan lapangan terkait rencana pembangunan Jalur Penghentian Darurat dan Flyover Padang Luar. Pertemuan tersebut digelar di Mess Pemda Belakang Balok, Bukittinggi, Sabtu (28/2), dengan melibatkan sejumlah pihak terkait.
Rapat ini difokuskan pada percepatan realisasi dua proyek strategis yang dinilai krusial bagi keselamatan dan kelancaran lalu lintas di kawasan perbatasan Agam–Bukittinggi. Jalur Padang Luar selama ini dikenal sebagai salah satu titik padat kendaraan sekaligus rawan kecelakaan.
Dalam arahannya, Benni Warlis menekankan bahwa pembangunan jalur penyelamat harus menjadi prioritas utama. Kondisi geografis jalan yang menurun dan kerap dilalui kendaraan bertonase besar menjadi alasan mendesaknya proyek tersebut.
Menurutnya, jalur penghentian darurat sangat dibutuhkan untuk mengurangi risiko kecelakaan, terutama akibat rem blong pada kendaraan berat. Ia meminta seluruh tahapan perencanaan dilakukan secara matang dan terukur.
“Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Jalur penyelamat ini harus dirancang dengan matang, mulai dari aspek teknis, pembebasan lahan hingga dukungan anggaran,” tegasnya.
Selain jalur penyelamat, pembahasan juga diarahkan pada rencana pembangunan Flyover Padang Luar. Infrastruktur ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi di titik persimpangan strategis tersebut.
Flyover dinilai mampu meningkatkan kelancaran arus kendaraan sekaligus mendukung mobilitas masyarakat. Di sisi lain, kelancaran transportasi juga diyakini akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi kawasan.
Dalam rapat tersebut, turut dibahas langkah koordinasi lintas instansi guna mempercepat penyusunan dokumen perencanaan teknis. Strategi pengusulan dukungan anggaran ke pemerintah pusat juga menjadi bagian penting dalam pembahasan.
Pemerintah Kabupaten Agam menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses ini hingga tahap realisasi. Sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat dinilai menjadi kunci keberhasilan pembangunan dua proyek tersebut.
Bupati berharap, kolaborasi yang solid dapat mempercepat terwujudnya jalur penyelamat dan flyover di Padang Luar. Dengan demikian, keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan dapat meningkat secara signifikan di masa mendatang. (pry)





