LIMAPULUH KOTA, METRO— Mobil ambulans yang membawa jenazah dan keluarganya mengalami kecelakaan tunggal hingga terjun ke jurang di di KM 201 Jalan Nasional Sumbar-Riau tepatnya di Jorong Pasar Buyuh, Nagari Tanjung Pauh, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (2/3) sekitar pukul 9.30 WIB.
Akibat insiden nahas ini, sopir mobil ambulans bernama Suardi (47), warga Jalan Suka Karya GG Saudara, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru, Riau, mengalami luka-luka robek pada bagian kepala dan luka leban di bagian tangan dan kaki.
Selain sopir, tiga penumpang atau keluarga jenazah yang akan diantarkan ke Kabupaten Agam dari Pekanbaru, juga mengalami luka-luka dan bahkan ada yang patah tulang kaki.
Korban masing-masing bernama Rosni (68), asal Jorong Sari Bulan, Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Eva Damayetti (57), asal Jalan Suka karya GG Sadara, Kelurahan tuah karya, Kecamatan tampan kota Pekanbaru, Riski Ardiansyah (9), asal Jalan Tangkubai Simpang 3 kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.
Warga setempat yang mengetahui adanya kecelakaan tersebut, langsung berdatangan ke lokasi untuk membantu mengevakuasi sopir, penumpang maupun jenazah dari jurang. Korban yang luka-luka selanjutnya dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan jenazah, dipindahkan ke mobil ambulans pengganti. Jenazah kemudian diantarkan ke Kabupaten Agam untuk dikebumikan.
Diduga karena menghindari jalan bergelombang di KM 201 Jalan Nasional Sumbar-Riau tepatnya di Jorong Pasar Buyuh, Nagari Tanjung Pauh, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, mobil ambulance yang membawa penumpang masuk jurang sedalam 30 meter, Senin (2/3) sekitar pukul 9.30 wib.
Akibatnya, sopir ambulance Zuzuki APV A 8893 VA, Suardi (47), dengan alamat Jl.Suka Karya GG Saudara Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru, Riau, mengalami luka-luka robek pada bagian kepala dan luka leban di bagian tangan dan kaki.
Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Syaiful Wachid, melalui Kasat Lantas Iptu Zarwiko Irzal, membenarkan telah terjadi kecelakaan tunggal satu unit mobil ambulans Zuzuki APV dengan pelat nomor A 8893 VA. Mobil ambulans tersebut membawa jenazah dari Pekanbaru, Riau.
“Memang benar telah terjadi kecelakaan mobil ambulans yang melaju dari arah Pekanbaru menuju Payakumbuh di Jalan nasional Sumbar-Riau, tepatnya di Kecamatan Pangkalan Koto Baru,” kata Iptu Zarwiko ketika dikonfirmasi wartawan.
Dijelaskan Iptu Zarwiko, berdasarkan hasil olah TKP, kejadian berawal pada saat kendaraan mobil ambulans yang dikendarai oleh Suardi melaju dari arah Pekanbaru menuju Payakumbuh. Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi kendaraan mobil ambulans mencoba menghindari jalan bergelombang di bagian tengah jalan.
“Saat menghindari jalan yang begelombang, sopir kehilangan kendali hingga mobil ambulans terjun ke jurang dengan kedalaman sekitar 30 meter. Akibat kejadian ini sopir maupun penumpang dilarikan kepuskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan. Penumpang mobil ambulans ada tiga orang dan semuanya mengalami luka ringan,” jelas Iptu Zarwiko.
Iptu Zarwiko menuturkan, kondisi mobil ambulans yang membawa jenazah ini mengalami kerusakan di bagian depan dan samping kanan. Setelah menerima laporan, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mendata para korban kecelakaan tunggal.
“Kita juga sudah memeriksa saksi-saksi, kemudian Pengukuran TKP dan penggambaran TKP. Untuk jenzah, sudah dibawa menggunakan mobil ambulans lain ke Kabupaten Agam. Dimakamkan di sana,” pungkasnya. (uus)





