METRO SUMBAR

Wabup Berjanji Tidak Berikan Ruang Bagi Pelaku Pekat  

2
×

Wabup Berjanji Tidak Berikan Ruang Bagi Pelaku Pekat  

Sebarkan artikel ini
BERBAUR BERSAMA JAMAAH— Wakil Bupati Solok, Candra membaur bersama jamaah saat mengunjungi masjid di Nagari Paninggahan.

SOLOK, METRO— Wakil Bupati Solok, Candra menegaskan Pemerintah Kabupaten Solok tidak akan memberikan ruang ataupun bantuan kepada pihak-pihak yang telah terjaring razia dan proses hukum terkait kasus pe­nyakit masyarakat (pekat).

Seperti perjudian, nar­koba, minuman keras, maupun perilaku menyimpang lainnya dirinya memastikan tetap mendukung langkah aparat penegak hukum dalam menciptakan ketertiban sosial.

Komitmen Pemerintah Kabupaten Solok dalam memerangi penyakit ma­syarakat kembali ditegaskan Wakil Bupati Solok, Candra, saat menghadiri Safari Ramadhan di Surau Gadang Jorong Parumahan, Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok.

Di hadapan jamaah, Candra menyampaikan bahwa bulan suci Rama­dhan seharusnya menjadi momentum memperkuat iman dan memperbaiki perilaku. Ia mengingatkan, dalam ajaran Islam disebutkan bahwa setan dibe­lenggu selama Ramadhan. Karena itu, menurutnya, jika praktik-praktik me­nyimpang masih terjadi, maka hal tersebut menjadi cerminan lemahnya komitmen moral manusia itu sendiri.

Baca Juga  52 CPNS Terima SK, Suhatri Bur: Bekerja Keras dan Cerdas Menuju Padangpariaman Berjaya

“Ramadhan adalah bulan pembinaan diri. Jika masih ada penyakit ma­sya­rakat, berarti manusianya yang belum sungguh-sungguh menjaga diri,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Candra juga mendorong 74 Pemerintahan Nagari di Kabupaten Solok untuk memperkuat regulasi me­lalui Peraturan Nagari (Perna). Menurutnya, langkah preventif di tingkat nagari sangat penting guna melindungi generasi muda dari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka.

Ia turut mengajak ma­syarakat kembali menghidupkan nilai falsafah Minangkabau “adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah” sebagai benteng moral kehidupan bermasyarakat. Nilai tersebut, katanya, telah melahirkan banyak tokoh besar bangsa dari Ranah Minang.

Baca Juga  Matangkan Pelaksanaan PORSADIN Ke - VII 2024 Pessel, Panpel Gelar Rapat Lintas Sektor

Selain itu, H. Candra juga menanggapi pembe­ritaan salah satu media daring yang menuding dirinya seolah melindungi pelaku penyakit masya­rakat melalui pendekatan restorative justice. Ia menyayangkan pemberitaan tersebut karena dinilai tidak melakukan konfirmasi langsung sehingga me­nimbulkan persepsi yang keliru. (vko)