AGAM/BUKITTINGGIMETRO SUMBAR

Kediaman Penjaga Sekolah Terbakar di Siang Bolong

0
×

Kediaman Penjaga Sekolah Terbakar di Siang Bolong

Sebarkan artikel ini

AGAM, METRO – Malang tak dapat ditolak mujur tak dapat diraih. Hal inilah yang dialami Rizal Efendi (38), penjaga SMPN 1 Palupuah, Jorong Palimbatan, Nagari Pagadih, Kecamatan Palupuah. Ia harus merelakan kediamannya bersama anak istrinya di lokasi sekolah berukuran 4 x 6 meter diamuk si jago merah, Rabu sekitar pukul 13.20 WIB.
Kasi Pemerintahan dan Pelayanan Kecamatan Palupuah Nong Rianto Dt Maruhun, menyebut, menurut keterangan Rizal Efendi kepada dirinya, kebakaran berawal dari korsleting arus pendek yang terjadi di rumahnya. Sehingga langsung menggeluarkan percikan api dan menyambar bahagian yang mudah terbakar.
”Merasa panik, korban berusaha memadamkan dengan alat seadanya. Namun upayanya tidak berhasil, api semakin menjadi. Ditambah sebahagian rumah tersebut memang banyak berisi karton dan bahan yang mudah terbakar ditambah cuaca tiupan angin pada saat itu membuat api lebih leluasa melahap bahagian demi bahagian rumah tersebut.
Korban berusaha menyelamatkan anak istrinya yang pada saat itu sedang berada di dalam rumah. Korban meminta bantuan masyarakat sekitar, namun apalah daya tuhan berkehendak lain. Semua isi rumah tidak dapat diselamatkan. Hanya pakaian yang dikenakan bersama anak dan istrinya saja yang selamat.
Rizal menyebut, barang yang terbakar, satu emas (2,5 gram) yang baru dibeli, uang simpanan anak sekolah Rp1 juta, dua HP, satu televisi, peralatan dapur dan semua pakaian, baik pakaian dia beserta anak dan istrinya ludes terbakar dilalap si jago merah.
Korban dan warga langsung menghubungi pihak Damkar. Api berhasil dijinakkan satu jam usai kejadian setelah dua unit mobil Damkar Agam dan satu unit bantuan Bukittinggi dan Padangpanjang turut membantu memadamkan api. Untuk kerugian ditaksir ratusan juta. Karena tidak satupun barang berharga milik korban yang berhasil diselamatkan. (pry)