BERITA UTAMA

Tawuran, 27 Pelajar Diamankan, 6 Perempuan, ada yang masih SD

0
×

Tawuran, 27 Pelajar Diamankan, 6 Perempuan, ada yang masih SD

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO – Jajaran Polresta Padang mengamankan 27 remaja yang terlibat aksi tawuran di Kota Padang, Rabu (8/5) pagi. Dari jumlah tersebut, 6 di antaranya adalah perempuan.
Remaja yang diamankan di kawasan Lubuk Begalung Padang tersebut, rata-rata masih berusia 15 tahun dan masih berstatus sebagai siswa SMP dan SMA. Bahkan di antara mereka ada yang masih berstatus pelajar Sekolah Dasar (SD).
Kapolsek Lubeg AKP Ricko Fernanda mengatakan, penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat tentang keresahan masyarakat Lubuk Begalung akibat seringnya aksi tawuran setiap subuh pada bulan Ramadhan.
“Jajaran Polsek Lubeg yang dibantu Patroli Sabhara Polresta Padang langsung bergerak untuk menindak dan menghentikan aksi tawuran tersebut yang seperti sudah di rencanakan oleh mereka,” ujar Ricko.
Pada Rabu dini hari, jajaran polsek Lubuk Begalung melaksanakan apel di Mapolsek Lubuk Begalung dengan tim gabungan dari Polresta Padang. Apel pada pukul 05.50 WIB itu juga untuk membagi tugas beserta taktik yang dilakukan agar dapat mengamankan yang terlibat aksi tawuran.
Setelah apel selesai, tim gabungan bergerak menyebar untuk mengamankan para remaja yang terlibat aksi tawuran. Saat di lokasi, polisi menemukan sejumlah remaja yang hendak tawuran. Namun, saat polisi tiba, mereka langsung kabur.
“Polisi sempat melepaskan tembakan ke udara, dan terjadi aksi kejar-kejaran dengan para remaja. Alhasil, polisi berhasil mengamankan 27 remaja yang diduga terlibat aksi tawuran,” ungkap Ricko.
Para remaja tersebut diamankan di dua lokasi,masing-masing di Kampung Berok, Pampangan Nan XX, Kota Padang dan lokasi kedua di Jalan Ampalu Raya, Pengambiran Ampalu Nan XX, Lubuk Begalung, Kota Padang.
Ia menjelaskan, remaja yang terlibat tindakan aksi tawuran ini sudah meresahkan warga. “Kami telah mengamankan 27 remaja yang meresahkan warga dengan aksi tawuran, Dari 27 tersebut, ada 6 orang cewek dan 21 cowok. Saat diamankan, beberapa remaja terlihat menangis,” ucap Ricko.
Ia juga menjelaskan, dari lokasi pertama saat dilakukannya pengamanan terhadap para remaja, ditemukan sejumlah senjata tajam yang di duga digunakan dalam setiap aksinya. “Senjata tajam yang kami amankan, ada yang membawa celurit, kelewang, dan samurai, serta Kami juga mengamankan kendaraan yang digunakan oleh para remaja tersebut,” pungkas Ricko.
Setelah diamankan di Mapolsek Lubeg, para remaja yang diamankan tersebut di bawa ke Mapolresta Padang guna penanganan lebih lanjut oleh Kapolresta Padang, dengan memanggil orang tua masing-masing remaja tersebut.
Kapolresta Padang, Kombespol Yulmar Try Himawan mengatakan, remaja yang diamankan tersebut diketahui merupakan anggota geng motor yang ada di Kota Padang yaitu Rumah Gadang Angker (RGA) Versus Libas Berani Mati (Liberti) yang sering terlibat tawuran di kawasan Lubeg.
“Untuk saat ini kami telah memanggil orang tua mereka, agar para orang tua tahu apa perbuatan anak mereka. Selain itu kami juga akan mengirimkan surat kepada pihak sekolah mereka agar mereka di tindak atas apa yang mereka perbuat tersebut, dan setelah dari sini mereka juga akan kami kirim ke Dinas Sosial Kota Padang untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Yulmar.
Sementara itu, sebagai antisipasi tawuran di Kota Padang, Kapolresta mengatakan pihaknya telah membentuk tim yang di beri nama Tim Pendeka yang akan melakukan patroli di lokasi-lokasi yang di sinyalir sering di jadikan arena Cakak Banyak (tawuran).
“Tim Pandeka ini akan berpatroli setiap hari di lokasi yang sering dijadikan arena tawuran seperti di Kawasan Simpang Haru, Jembatan Basko, Lubeg, Pauh, Koto Tangah, serta kawasan Jembatan Kuranji,” ungkap Kapolresta. (r)