BERITA UTAMA

Temui Mensos, Fadly Amran Bahas Sekolah Rakyat dan Penanganan Pascabencana

3
×

Temui Mensos, Fadly Amran Bahas Sekolah Rakyat dan Penanganan Pascabencana

Sebarkan artikel ini
PERTEMUAN DENGAN MENSOS— Wali Kota Padang Fadly Amran dan rombongan, bertemu dengan Mensos RI Saifullah Yusuf, di Kantor Kementerian Sosial RI, Jakarta, Senin (23/2). Wako membawa dua agenda penting pada pertemuan ini, yakni pembangunan sekolah rakyat dan penanganan pascabencana hidrometeorologi di Kota Padang.

JAKARTA, METROGerak cepat dilakukan Pemerintah Kota Padang untuk pemulihan pascabencana yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang pada akhir November 2025 lalu.  Komitmen ini terlihat jelas dari pertemuan krusial antara Wali Kota Padang Fadly Amran dengan Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf, di Kantor Kementerian Sosial RI, Jakarta, Senin (23/2/2026).

Berjumlah Mensos, Fadly Amran membawa dua agenda penting pada pertemuan ini, yakni pembangunan sekolah rakyat dan penanganan pascabencana hidrometeorologi di Kota Padang.

“Alhamdulillah pertemuan kita dengan Mensos RI, Bapak Saifullah Yusuf sangat konstruktif. Kita membahas tentang pembangunan Sekolah Rakyat, dan juga bantuan dari Kemensos terhadap korban bencana hidrometeorologi Kota Padang akhir tahun lalu,” ungkap Fadly Amran.

Disampaikan Fadly Amran, saat ini Pemerintah Kota Padang tengah me­lakukan pengadaan tanah Sekolah Rakyat untuk mencukupi luas lahan minimal pembangunan Sekolah Rakyat.

“Kita sudah punya lahan di Batipuh Panjang Koto Tangah, namun luasnya belum mencukupi. Jadi akan ditambah dengan pengadaan tanah lagi,” terang Fadly Amran.

Sementara itu Saifullah Yusuf yang juga akrab dipanggil Gus Ipul ini menyatakan kesiapan Kementerian Sosial RI untuk mem­bangun Sekolah Rak­yat di Kota Padang.

“Intinya kalau Pemko Padang siap lahan, kita siap bangun,” ungkapnya.

Terkait bantuan dari Kemensos RI untuk korban bencana hidrometeorologi Kota Padang, Saifullah Yusuf menargetkan semua penyaluran bantuan akan diupayakan tuntas sebelum Maret 2026.

“Hari Rabu depan akan diserahkan santunan ahli waris kepada keluarga dari 11 orang korban meninggal dunia. Keamudian juga akan diserahkan bantuan jaminan hidup korban bencana hidrometeorologi kepada 442 jiwa, targetnya tuntas sebelum Maret,” beber mantan Wakil Gubernur Jawa Timur ini. (oza)