SAWAHLUNTO, METRO— Capaian satu tahun menjabat sebagai Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, bersama Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah, pastikan mewujudkan visi besar: “Sawahlunto Kota Wisata yang Estetik, Futuristik, Hidup, dan Menghidupi.” Serangkaian program prioritas yang direalisasikan secara bertahap dan terukur sepanjang tahun pertama pemerintahan.
Sejak awal, pembangunan infrastruktur dasar menjadi fokus utama. Dalam 100 hari pertama, pemerintah daerah melakukan perbaikan jalan di sejumlah titik,optimalisasi distribusi air bersih, serta renovasi dan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU). Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan sekaligus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. “Infrastruktur yang layak adalah fondasi agar Sawahlunto bisa tumbuh dan berkembang,” ujar Riyanda Putra, kemarin. Berdasarkan data realisasi kinerja setahun, Pemko Sawahlunto berhasil mencapai sejumlah pencapaian di tujuh misi pembangunan:
Ekonomi dan UMKM: Terbentuk 37 Koperasi Merah Putih, penataan kawasan Silo dan pasar, serta distribusi ratusan ternak untuk mendukung ekonomi warga.Smart Governance. Pembangunan 6 BTS Telkomsel, 83 titik jaringan internet, layanan HALO Sawahlunto, serta sistem e-Government untuk meningkatkan pelayanan publik digital.
Infrastruktur Dasar, Perbaikan 7 km jalan kota, renovasi 972 titik PJU, pembangunan dan perbaikan 5 jembatan, 217 unit septic tank, serta penguatan distribusi air bersih PDAM. Agama dan Budaya: Sertifikasi 45 guru TPQ dan pendampingan 45 lembaga budaya, memperkuat identitas Sawahlunto sebagai kota tambang bersejarah.
Kesehatan, Pariwisata, dan Olahraga. Capaian pemeriksaan kesehatan gratis mencapai 54,6 persen, tertinggi di Sumatera Barat. penyelenggaraan 11 event olahraga, penghargaan UHC kategori utama, serta berbagai festival dan karnaval untuk mendongkrak pariwisata dan ekonomi kreatif. Pendidikan, Penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) bagi 4.433 siswa SD dan SMP sebagai investasi masa depan.
Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan, Raihan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), skor Reformasi Hukum 86,76 persen dengan kategori Sangat Baik, serta penghargaan IGA 2025 sebagai Pemerintah Daerah dengan Kinerja Terbaik.
Dari sisi fiskal, realisasi pendapatan daerah mencapai 100,5 persen, dengan total Rp586 miliar dari target Rp584 miliar, menunjukkan pengelolaan anggaran yang efektif dan akuntabel.
Wali Kota Riyanda Putra menekankan bahwa capaian ini merupakan pijakan awal, bukan titik akhir. “Kami tidak bisa menjanjikan kesempurnaan, tetapi berkomitmen untuk terus hadir, mendengar, dan bekerja sepenuh hati. Setiap langkah kecil harus memberi dampak besar bagi masa depan Sawahlunto agar terus tumbuh dan menghidupi warganya,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk melanjutkan agenda pembangunan. Dengan capaian setahun ini. Pemko Sawahlunto optimistis melanjutkan pembangunan secara kolaboratif, inklusif, dan berkelanjutan, menuju Sawahlunto sebagai kota wisata unggulan nasional. (pin)






