SOLOK, METRO— Bupati Solok Jon Firman Pandu menegaskan komitmen daerah dalam mendukung program prioritas provinsi, terutama dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kabupaten Solok siap menjadi daerah percontohan dalam pengembangan pertanian terintegrasi dengan pariwisata,” ujarnya.
Dengan kolaborasi yang kuat antara provinsi dan kabupaten, dirinya merasa optimis mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam rapat koordinasi yang dihadiri Gubenur Sumbar, Mahyeldi juga dibahas strategi peningkatan investasi, penguatan UMKM lokal, pengendalian inflasi daerah, serta percepatan pembangunan infrastruktur pendukung sektor pertanian dan pariwisata.
Melalui pelaksanaan rakor di Kabupaten Solok ini, diharapkan terbangun koordinasi yang semakin solid antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Rakor yang dipusatkan di Kabupaten Solok tersebut dihadiri juga oleh para Kepala OPD Provinsi Sumatera Barat, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Solok. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan program pembangunan antara pemerintah provinsi dan daerah, khususnya dalam memaksimalkan potensi unggulan Kabupaten Solok.
Dalam arahannya, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa Kabupaten Solok memiliki peran penting sebagai salah satu sentra pertanian di Sumatera Barat. Ia mendorong penguatan hilirisasi produk pertanian, peningkatan kualitas SDM petani, serta pengembangan pariwisata berbasis alam dan budaya yang terintegrasi dengan sektor pertanian.
“Sinergi antara pertanian dan pariwisata akan memberikan efek ganda terhadap pertumbuhan ekonomi. Kabupaten Solok memiliki potensi luar biasa yang harus dikelola secara optimal dan berkelanjutan,” ujar Gubernur. (vko)






