METRO BISNISSAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Yamaha Sumbar Berbagi Pengetahuan, Kenali Penyebab Motor Getar dan Cara Mengatasinya

0
×

Yamaha Sumbar Berbagi Pengetahuan, Kenali Penyebab Motor Getar dan Cara Mengatasinya

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI—Sepeda motor Yamaha NMAX.

PADANG, METRO— Getaran yang muncul saat tarikan awal kerap mengganggu kenyamanan berkendara, khususnya pada sepeda motor skuter otomatis. Kondisi ini cu­kup umum terjadi dan paling sering bersumber dari sistem CVT, meski pada beberapa kasus penyebabnya bisa berasal dari komponen lain.

Artikel ini hadir sebagai panduan singkat bagi pengendara untuk mengenali gejala, menelusuri sumber masalah, serta menentukan langkah penanganan awal yang aman sebelum membawa motor ke bengkel. Pendekatannya dibuat praktis dan mudah dipahami oleh pengguna harian.

Menurut Okhan, Mekanik Yamaha Sumbar, kunci utama menangani motor yang bergetar adalah memahami pola kemunculannya.

“Getaran itu tidak selalu sama. Ada yang muncul di tarikan awal, ada yang di RPM rendah, dan ada juga yang terasa di kecepatan tinggi. Pola ini penting supaya diagnosis tidak salah arah,” ujarnya.

Pada tarikan awal, sumber getaran paling sering berasal dari bagian dalam CVT. Sistem ini bekerja menyalurkan tenaga mesin ke roda melalui v-belt, roller, serta kampas kopling ganda. Jika salah satu komponen tersebut kotor, aus, atau tidak bekerja sinkron, tarikan motor akan terasa meng­hentak.

Ciri yang umum dirasakan pengendara adalah hentakan kecil atau sensasi “ngejedug” saat motor mulai bergerak dari posisi diam. Getaran biasanya terasa di dek bawah atau bodi, lalu berkurang setelah laju stabil. Sementara itu, pada kondisi macet atau jalan stop-and-go, getaran bisa muncul di rpm rendah, sering disebut gredek atau gregel.

Okhan menjelaskan, ma­salah ini kerap dipicu oleh kampas kopling ganda yang licin akibat debu atau sisa gesekan.

“Kalau kampas ganda kotor atau rumah kopling sudah mengkilap, cengkeraman jadi tidak stabil. Akibatnya tarikan terasa loncat-loncat dan muncul getaran,” jelasnya.

Selain CVT, pengendara juga perlu mewaspadai sumber lain. Getaran yang semakin kuat di kecepatan tinggi bisa mengarah ke masalah ban atau velg yang tidak seimbang. Sementara getaran yang terasa hingga setang dan bodi juga bisa disebabkan engine mounting yang mulai aus atau pembakaran mesin yang tidak sempurna.

Jika dibiarkan, getaran ri­ngan dapat berkembang menjadi kerusakan komponen. Ke­ausan kampas kopling, rumah kopling, v-belt, hingga roller bisa meningkat dan berdam­pak pada performa serta konsumsi bahan bakar. Kenyamanan berkendara pun menurun karena tangan cepat pegal dan mudah kesemutan.

Sebelum ke bengkel, pe­ngendara disarankan melakukan pengecekan sederhana, seperti mengamati kapan ge­taran muncul, apakah di awal jalan, rpm rendah, atau kecepatan tinggi. Namun jika getaran disertai suara berdecit, bau kampas terbakar, atau tarikan semakin berat, pemeriksaan profesional menjadi langkah terbaik.

“Jangan tunggu sampai parah. Servis CVT secara rutin dan gunakan komponen sesuai spesifikasi pabrikan agar tarikan tetap halus dan motor le­bih awet,” tutup Okhan.

Dengan perawatan berkala dan kebiasaan berkendara yang tepat, performa motor matic dapat kembali optimal, tarikan terasa lebih halus, dan kenyamanan berkendara tetap terjaga.

Pastikan kenyamanan anda berkendara dengan Yamaha NMAX “Turbo” Tech Max yang tersedia Warna Ceramic Grey dan Elixir Dark Silver dengan harga Rp 46.780.000. Harga tersebut merupakan rekomendasi harga On The Road Sumbar. Untuk informasi lebih lanjut terkait porduk, silahkan mengunjungi website resmi Yamaha Sumbar di https://tjahaja-baru.com/. (rgr)