PADANG, METRO— Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Barat resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2031. Pengukuhan yang dirangkai dengan orientasi politik dan musyawarah kerja wilayah (Muskerwil) tersebut berlangsung di The ZHM Premiere Hotel Padang, kemarin.
Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Bidang Ekonomi, Keuangan, Investasi, dan Penanaman Modal DPP PKB, Anggia Ermarini, yang sekaligus menyampaikan arah dan strategi politik PKB ke depan.
Mewakili kader generasi muda yang juga anggota DPRD Sumatera Barat, Bagas Panyusunan Nasution menyampaikan optimismenya terhadap kesiapan PKB menghadapi Pemilu dan Pilkada 2029 mendatang.
“Insya Allah pada Pemilu 2029 nanti PKB siap untuk pencalonan, baik pemilu legislatif maupun Pilkada,” ujar Bagas.
Ia menjelaskan, pada Pemilu 2024 lalu, PKB di daerah pemilihan Sumbar VI, salah satunya Kota Sawahlunto, berhasil meraih dua kursi. Ke depan, PKB menargetkan peningkatan perolehan kursi hingga empat kursi serta posisi pimpinan DPRD di Kota Sawahlunto.
“Bahkan kami menargetkan generasi muda terjun langsung membantu masyarakat dan pemerintahan untuk mengoptimalkan potensi generasi bangsa selanjutnya, sehingga PKB semakin bercahaya dan cemerlang. Seperti disampaikan Ketua DPW, PKB hari ini banyak diisi oleh kaum perempuan dan generasi muda,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Sumatera Barat Firdaus menyampaikan rasa terima kasih kepada Ketua Umum DPP PKB atas kepercayaan dan amanah besar yang diberikan kepada jajaran pengurus baru.
“Tanggung jawab ini sangat besar. Insya Allah akan kami emban bersama-sama. Latar belakang pengurus DPW PKB Sumbar periode 2026–2031 sangat beragam, dan dengan kebersamaan ini kami optimistis PKB akan menang di Sumatera Barat,” kata Firdaus.
Menurutnya, kekuatan PKB Sumbar terletak pada soliditas pengurus serta keterlibatan tokoh-tokoh potensial, khususnya kaum perempuan dan generasi muda yang kini diposisikan sebagai aktor politik strategis.
“PKB sekarang menjadikan perempuan dan generasi muda sebagai aktor politik yang andal untuk memimpin bangsa di berbagai tingkatan. Di kepengurusan DPW PKB Sumbar ini, kita bisa melihat keterwakilan perempuan yang cukup signifikan,” ujarnya.
Firdaus menambahkan, ke depan PKB akan menjadikan pemberdayaan perempuan dan generasi muda sebagai agenda strategis hingga ke tingkat DPC, desa, kelurahan, dan nagari. PKB Sumbar juga menargetkan pembentukan kantor dan struktur partai hingga ke level terbawah.
Selain penguatan struktur, PKB juga berkomitmen melakukan pengkaderan berkelanjutan setiap bulan, membangun kader loyal, kader penggerak, dan kader pelopor, serta aktif dalam gerakan sosial dan respons terhadap isu-isu strategis daerah.
“PKB siap hadir bersama masyarakat dan mengawal masa pemulihan bencana di Sumatera Barat,” tegasnya.
Ia juga memaparkan target politik PKB Sumbar ke depan, yakni dua kursi DPR RI, sembilan kursi DPRD Provinsi Sumatera Barat, dan 100 kursi DPRD kabupaten/kota.
“Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan PKB berjaya di Sumatera Barat,” tutup Firdaus.
Dalam arahannya, Anggia Ermarini menegaskan bahwa pengukuhan DPW PKB Sumbar merupakan penugasan strategis untuk menentukan arah politik partai ke depan, terutama dalam membangun kepercayaan rakyat.
“Partai politik harus hadir sebagai solusi. PKB tidak boleh hanya menjadi peserta pemilu, tetapi harus menjadi kekuatan politik yang memimpin perubahan dan memikul tanggung jawab kebangsaan,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya kader yang berani berpikir melampaui agenda pemilu serta mampu bekerja keras demi kemenangan dan kebermanfaatan nyata bagi rakyat.
“PKB membutuhkan kader yang berani, bekerja keras, dan memperjuangkan kepentingan rakyat secara konkret,” tegas Anggia.
Menurutnya, struktur partai harus ditata dan digerakkan secara disiplin, dengan pembagian tugas yang jelas, program terukur, serta manajemen partai yang rapi.
“PKB akan menang jika struktur hidup sampai ke bawah dan hadir di tengah persoalan rakyat. Melayani rakyat adalah kerja utama PKB. Karena itu, pengurus harus menjadi teladan dalam sikap, etika, dan disiplin,” pungkasnya. (ped)






