METRO SUMBAR

Pesona “Malioboro” Baru di Kota Serang, Sedot Ribuan Pengunjung dan Telan Anggaran Rp9 Miliar

1
×

Pesona “Malioboro” Baru di Kota Serang, Sedot Ribuan Pengunjung dan Telan Anggaran Rp9 Miliar

Sebarkan artikel ini
MALIOBORO BANTEN—.Kadis Kominfo Tanahdatar Dedi Tri Widono bersama rekan satu angkatannya di IPDN menyempatkan diri berkunjung di Malioboronya Banten saat kegiatan Peringatan HPN Tahun 2026, beberapa waktu lalu.

BANTEN, METRO— Kota Serang kini memiliki daya tarik baru yang digadang-gadang sebagai “Malioboronya Banten”. Kawasan pedestrian yang baru saja tuntas dibangun pada akhir tahun 2025 lalu ini, sukses mengubah wajah ibu kota provinsi menjadi pusat keramaian yang estetik dan modern.

Proyek ambisius yang rampung sekitar satu bulan lalu ini menelan anggaran fantastis mencapai miliaran. Dana tersebut dialo­ka­sikan untuk penataan trotoar yang luas, pemasangan lampu hias ikonik, bang­ku taman klasik, hingga penataan area bagi pelaku UMKM yang tertata rapi.

Sejak resmi dibuka, kawasan ini tak pernah sepi. Diperkirakan ribuan pengunjung memadati lokasi ini setiap malamnya. Angka tersebut melonjak drastis saat malam minggu tiba, di mana warga dari dalam dan luar kota tumpah ruah menikmati suasana malam yang menyerupai atmosfer Jalan Malioboro di Yogyakarta.

Konsep yang ditampilkan memadukan unsur mo­der­nitas urban dengan sentuhan lokal. Jalur pejalan kaki yang ramah disabilitas dan tata cahaya yang instagramable menjadi magnet utama bagi kaum milenial untuk berswafoto.

Kekaguman tidak hanya datang dari warga lokal. Kadis Kominfo Tanahdatar Dedi Tri Widono, S.STP seorang pengunjung yang datang, baru baru ini, ditemani Kepala Dinas Ling­kungan Hidup Kota Serang Farach Richi SSTP. Ms.i mengaku takjub dengan transformasi signifikan Kota Serang ini.

“Saya kaget, tidak menyangka Serang punya kawasan sekeren ini. Suasananya benar-benar mirip Malioboro tapi dengan sentuhan khas Banten. Sa­ngat nyaman untuk jalan santai malam-malam, tak kalah dengan Bandung atau­ Jogja,” ujar Andra saat ditemui di lokasi, Sabtu malam.

Kehadiran kawasan ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga menjadi instrumen penggerak ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. Pemerintah Kota Serang pun terus mengimbau pengunjung untuk tetap menjaga kebersihan dan ketertiban agar ikon baru ini tetap terjaga keindahannya. (ant)