METRO PESISIR

Eks Bangunan Bioskop Karia Disulap Jadi Pasar Pabukoan

0
×

Eks Bangunan Bioskop Karia Disulap Jadi Pasar Pabukoan

Sebarkan artikel ini
MANFAATKAN BEKAS BANGUNAN BIOSKOP— Bekas bangunna Bioskop Karia kini dimanfaatkan jadi tempat pasar Pabukoan Kota Payakumbuh selama bulan Ramadhan.

PAYAKUMBUH, METRO– Pemerintah Kota Pa­yakumbuh melalui Dinas Koperasi dan UKM serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Nunang Daya Bangun Kecamatan Payakumbuh Barat menyiapkan ratusan petak titik bagi ma­syarakat yang berjualan berbagai jenis makanan -minuman selama Rama­dhan 1447 H atau tahun 2026 ini.  Lokasi pasar Pabukoan tahun 2026 ini berada di bekas bangunan  Bioskop Karia Jalan Gambir pusat Kota Payakumbuh, lokasi bangunan ter­sebut disulap LPM bersama puluhan pemuda Nu­nang Daya Bangun (Gantiang) menjadi layak untuk tempat berjualan, sebab lokasi yang biasanya dijadikan tempat atau Pasar Pabukoan, telah beralih fungsi menjadi tempat atau Kios relokasi korban kebakaran Pusat Pertokoan Blok Barat.

Lokasi baru disepakati setelah permohonan res­mi Pemerintah Kota Pa­yakumbuh melalui Bidang Pasar dikabulkan oleh Pemilik Tanah yang berada di Kota Padang. “Semula memang tidak ada atau direncanakan lokasi pasar Pabukoan Kota Payakumbuh di bekas atau ex. Bioskop Karia ini, namun karena desakan dari ma­sya­rakat (pedagang) yang minta difasilitasi, hingga dibuka disini oleh ma­syarakat (LPM),” ucap Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh, Faizal, baru-baru ini.

Ia juga mengatakan, tidak difasilitasinya Pasar Pabukoan oleh Pemerintah Kota Payakumbuh se­perti tahun-tahun sebe­lumnya karena tidak dialokasikannya anggaran. “Pasar Pabukoan untuk tahun sekarang, kita kan tidak menyediakan anggaran. kenapa, pertama ka­rena kita musibah, tempat yang biasa kita gunakan untuk pasar Pabukoan, sekarang kita gunakan untuk korban kebakaran/pasar penampungan. Tapi mendekati Ramadhan, masyarakat yang bias berjualan di Pasar Pabukoan, mendesak agar Pemerintah dan berbagai OPD, agar mereka difasilitasi tempat berjualan selama Ramadhan (Pasar Pabukoan), karena di Pa­sar tidak ada lagi tempat, kita berembuk di internal serta masyarakat, sehingga ada lokasi di bekas Bioskop Karia, kita minta izin kepada Pemiliknya secara resmi,” tambahnya.

Setelah mendapatkan izin, dilakukan pembersihan secara gotong-royong olah Dinas dan ma­sya­rakat, karena (lahan) bukan milik Pemerintah, untuk pengelolaan Pasar Payakumbuh diserahkan kepada masyarakat. “Ka­rena lahan bukan milik Pemerintah, Pemuda dan LPM meminjam fasilitas berupa tenda kepada Dinas Koperasi dan UKM, untuk mengelola Pasar Pabukoan, kita minta di­kelola dengan baik, kita akan terus melakukan pengawasan,” ucapnya.

Dibukanya Pasar Pabukoan tahun 2026 oleh Masyarakat sangat diapresiasi oleh ratusan pedagang, sebab mereka tetap bisa berjualan se­perti tahun-tahun sebe­lumnya. Dilokasi Pasar Pabukoan ex. Bioskop Karia terdapat ratusan titik yang bisa dimanfaatkan oleh pedagang untuk berjualan, setelah dilakukan Lotting, mereka telah bisa menempati lokasi tersebut. “Ada ratusan titik yang kita sediakan bagi pedagang, mereka cuma membayar Rp. 375 ribu untuk lapak dengan ukuran 1,5 m dan diberikan listrik serta tenda. Tidak ada syarat khusus lainnya bagi pedagang,” ucap Ketua LPM Kelurahan Nu­nang Daya Bangun, Fahman Rizal.

Ia juga mengatakan, karena lokasi berada di Pusat Kota, pedagang diharapkan untuk tetap taat aturan dan makanan-minuman yang dijual sesuai aturan. “Tentu kita harapkan pedagang taat aturan dalam berjualan, termasuk jenis makanan-minuman yang dijual,” sebutnya. (uus)