METRO PESISIR

Koperasi Merah Putih, Aset dari Presiden Prabowo

2
×

Koperasi Merah Putih, Aset dari Presiden Prabowo

Sebarkan artikel ini
HADIRI—Wali Kota Yota Balad saat menghadiri acara pelatihan peningkatan pemahaman dan pengetahuan perkoperasian serta kapasitas dan kompetensi SDM koperasi se Kota Pariaman .

PARIAMAN, METRO— Pemerintah Kota Pariaman bergerak cepat memperkuat pilar ekonomi ke­rakyatan melalui pelatihan peningkatan pemahaman dan pengetahuan perko­perasian serta kapasitas dan kompetensi SDM ko­perasi se Kota Pariaman yang diikuti oleh seluruh Ketua, Pengawas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Kota Pariaman di Aula Kantor Bersama, Kelurahan Karan Aur, Kota Pariaman, kemarin.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad menjelaskan bahwa Koperasi Merah Putih merupakan aset dari Bapak Presiden Prabowo. Tujuannya adalah untuk membentuk anggota koperasi yang sejahtera secara bersama-sama dan fokus untuk mengembangkan koperasi tersebut di Kota Pariaman.

“Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa tata kelola koperasi di Kota Pariaman dijalankan oleh tenaga-tenaga profesional yang memiliki pemahaman mendalam terhadap regulasi dan manajemen keua­ngan modern. Tidak hanya itu, Kantor Koperasi nanti­nya diharapkan menjadi tempat penampungan hasil produksi pertanian dan perikanan masyarakat. Diharapkan program ini dapat meningkatkan ekonomi lokal seiring dengan kem­balinya alokasi dana desa (TKD), ‘ ungkapnya.

Pelatihan peningkatan pemahaman dan pengetahuan perkoperasian serta kapasitas dan kompetensi SDM koperasi se Kota Pariaman dengan narasumber yang berbeda namun ahli dibidangnya.

“Koperasi yang kuat adalah koperasi yang memiliki pengawas yang jeli dan pengurus yang kompeten. Kita ingin KDKMP di Pariaman menjadi percontohan lembaga ekonomi yang sehat dan dipercaya masyarakat,”tambahnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para pe­ngurus dan pengawas dengan standar kompetensi terbaru dalam mengelola lembaga keuangan mikro. Mengingat peran strategis KDKMP di tengah ma­sya­rakat, pemahaman mendalam mengenai regulasi, manajemen risiko, dan prinsip syariah menjadi kunci utama keberlanjutan koperasi.

“Melalui kompetensi yang terasah, diharapkan KDKMP tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dalam memberikan layanan pembiayaan dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat kecil di Kota Pariaman. Kehadiran pengawas yang mumpuni menjamin bahwa modal usaha ma­sya­rakat dikelola dengan prinsip kehati-hatian dan tran­sparansi yang tinggi, “ tutupnya.(efa)