LIMAPULUH KOTA, METRO— Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten 50 Kota resmi mencanangkan target besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026. Tekad untuk merebut gelar juara umum digaungkan saat pelantikan pengurus masa bakti 2025–2029 yang digelar di Aula Kantor Bupati 50 Kota, Kamis (12/2).
Pelantikan pengurus yang dipimpin Ketua KONI 50 Kota Taufik Hidayatullah Hasan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus, didampingi Sekretaris Anandya Dipo Pratama dan Kabid Organisasi Syahindra Nurben. Turut hadir menyaksikan Bupati 50 Kota Safni dan Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha.
Dalam sambutannya, Taufik menyampaikan optimisme besar untuk menorehkan sejarah baru bagi daerah berjuluk Luhak Nan Bungsu itu.
“Kabupaten 50 Kota bertekad menciptakan sejarah baru di Porprov 2026, sebagaimana menciptakan sejarah baru pula pada ajang MTQ Nasional tingkat Sumbar yang berhasil menjadi juara umum mengalahkan Kota Padang,” ucap Taufik penuh semangat.
Menurutnya, target ambisius tersebut hanya dapat dicapai dengan dukungan menyeluruh dari pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh elemen masyarakat. Ia menilai geliat olahraga di tengah masyarakat terus meningkat, seiring tren positif pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga (cabor).
“Cabor terus menggeliat membina atlet, meski Porprov dalam delapan tahun belakangan tidak terlaksana. Mudah-mudahan tekad yang kita canangkan saat ini dapat tercapai hendaknya,” harapnya.
Selain menargetkan juara umum, Taufik juga mengusulkan agar Kabupaten 50 Kota dipercaya menjadi tuan rumah untuk sejumlah cabang olahraga, seperti biliar, paralayang, menembak, dan futsal.
Bupati 50 Kota Safni menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penuh persiapan menuju Porprov 2026. Ia optimistis, dengan semangat pengurus baru, peluang meraih juara umum terbuka lebar.
“Menghadapi agenda Porprov, mari mulai saat ini kita persiapkan atlet dengan matang. Pemkab berkomitmen mendukung penuh olahraga. Demi KONI mari bersama-sama kita berjuang,” ajaknya.
Safni juga menilai potensi olahraga di Kabupaten 50 Kota sangat besar dan perlu disinergikan agar mampu bersaing di level provinsi, bahkan nasional dan internasional.
Sementara itu, Ketua KONI Sumbar Hamdanus mengingatkan agar komitmen yang telah diucapkan benar-benar diwujudkan dalam kerja nyata. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan keseriusan seluruh pengurus dalam menjalankan amanah.
Ia juga memastikan bahwa Porprov Sumbar 2026 akan digelar pada 2 Oktober 2026, sekaligus mengakhiri kevakuman ajang tersebut yang telah berlangsung selama delapan tahun.
“KONI juara umum Porprov 2026 merupakan sejarah tersendiri bagi daerah dalam mencapai satu kejayaan. Kejayaan KONI juga kejayaan Kabupaten 50 Kota. Namun hakikatnya juga kejayaan Bupati dan Wakil Bupati,” pungkas Hamdanus.
Secara historis, Kabupaten 50 Kota konsisten berada di papan atas dalam empat edisi terakhir Porprov. Pada Porprov 2012, 50 Kota finis di posisi keempat dengan raihan 38 emas, 48 perak, dan 64 perunggu.
Pada Porprov 2014 di Dharmasraya, posisi keempat kembali diraih dengan 36 emas, 32 perak, dan 44 perunggu.
Porprov 2016 di Padang Pariaman, 50 Kota mempertahankan posisi empat dengan 53 emas, 45 perak, dan 62 perunggu.
Sementara pada Porprov 2018 di Padang Pariaman, 50 Kota tetap berada di peringkat keempat dengan koleksi 51 emas, 49 perak, dan 81 perunggu.
Dengan rekam jejak tersebut, target juara umum 2026 menjadi tantangan sekaligus peluang untuk mencatatkan sejarah baru bagi olahraga Kabupaten 50 Kota. (rom)






