SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Program Literasi Digital Bagi Pelajar, Diskominfo Edukasi Siswa SMPN 2 Sijunjung

5
×

Program Literasi Digital Bagi Pelajar, Diskominfo Edukasi Siswa SMPN 2 Sijunjung

Sebarkan artikel ini
SOSIALISASI— Para pelajar SMPN 2 Sijunjung mendapatkan sosialisasi literasi digital yang digelar Dinas Kominfo Kabupaten Sijunjung.

SIJUNJUNG, METRO— Pelajar SMPN 2 Sijunjung mendapatkan sosia­lisasi literasi digital yang digelar Dinas Kominfo Sijunjung. Kegiatan itu dilakukan untuk mencetak generasi muda yang cerdas dan bertanggung jawab serta bijak dalam menggunakan media sosial. Program itu merupakan salah satu kegiatan partisipatif yang diselenggarakan Diskominfo Sijunjung untuk membekali siswa dengan pemahaman mendalam mengenai etika dan keamanan bermedia sosial.

Kepala Diskominfo Kabupaten Sijunjung, d­rg.Ezwandra selaku pemateri pada kegiatan tersebut memaparkan materi dengan tema “Literasi Digital bagi Pelajar”.  Pihaknya menjelaskan berbagai dampak negatif dari kecanduan game online, penggunaan media sosial yang tidak bertanggung jawab serta tata cara memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. “Kecanduan game online dapat menyebabkan berbagai dampak negatif, dian­taranya yaitu adiksi atau kecanduan yang akan mengakibatkan hilang atau menurunnya beberapa kemampuan otak,” tuturnya.

Baca Juga  Wako Riyanda Putra Pimpin Audensi Antara Anggota DPR RI Andre Rosiade

Selain berdampak pada kesehatan, kecanduan tersebut juga mempengaruhi mental serta tata cara bersosial di tengah masyarakat.

Kadis Kominfo Sijunjung juga membagikan tips cerdas dalam berinternet bagi para siswa. Pada Selasa (10/2). “Dalam berinternet maupun bersosial media kita harus cerdas dan bijak dalam meng­gunakannya. Untuk itu, kita bisa menerapkan beberapa hal. Pertama, batasi waktu layar, lindungi informasi pribadi, jangan sembarangan menaruh nomor handphone di media sosial, serta utamakan interaksi dengan dunia nyata,” terangnya.

Baca Juga  Rapat FKKD Se Kota Sawahlunto, Pj Zefnihan Ingatkan Kepala Desa Entaskan Kemiskinan

Pihaknya mengajak agar para pelajar mene­rapkan scrolling bijak, posting berdampak: Menjadi Netizen Cerdas dan Jurnalis Muda di Era Digital. Selain itu, beberapa tips menjadi jurnalis muda di lingkungan sekolah kepada para siswa. “Literasi digital bukan soal jago aplikasi, tapi jago pakai logika. Sebelum membagikan suatu konten atau informasi kepada orang lain, mari kita gunakan jurus saring sebelum sharing,” ungkapnya. Idealnya, lanjutnya, pengguna media sosial diharapkan bisa menyaring sebuah informasi terlebih dahulu sebelum mem­bagikan sebuah konten. (ndo)