METRO SUMBAR

Masuki Ramadhan 1447 H, PKPS Balamang Basamo dengan Warga Tuapejat 

5
×

Masuki Ramadhan 1447 H, PKPS Balamang Basamo dengan Warga Tuapejat 

Sebarkan artikel ini
BALAMANG MENYAMBUT RAMADHAN— Memasuki bulan Ramadhan, Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan di Kepulauan Mentawai bersama warga Tuapejat melakukan tradisi Balamang Basamo.

MENTAWAI, METRO–Memasuki bulan Ramadhan 2026 PKPS (Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan) Kepulauan Mentawai bersama Warga Tuapejat melakukan Balamang Basamo. Tradisi memasak lemang merupakan salah satu budaya dari Kabupaten Pesisir Selatan yang mana pada Tradisi memasak lemang biasa­nya dilakukan pada saat menyambut bulan Ramadhan 1447 H.

Sebanyak 200 batang lamang dimasak warga PKPS dan warga yang berada di Kepulauan Mentawai,  Selasa,(9/2) antusias masyarakat Tuapejat sa­ling bergotong royong.

Tradisi Malamang Basamo menjadi momen penting bagi warga Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan yang berada di Mentawai untuk mempe­rerat kebersamaan melalui kegiatan memasak lamang basamo secara gotong royong. Lebih dari sekadar ritual kuliner, tradisi ini sarat nilai kebersamaan, silaturahmi, dan pelestarian budaya yang diwariskan turun-temurun dari generasi ke generasi uangkap Ketua PKPS Mentawai, Rahmat Hidayat.

Baca Juga  Usai Dilantik, Ketua Pengurus Muhammadiyah Hadiri Dialog Kebangsaan

Toko PKPS Mentawai, Awalludin mengatakan malamang basamo dilakukan pada pagi harinya dan malamnya kita mengundang unsur toko ma­sya­rakat Pesisir Selatan, warga yang berada di Mentawai untuk menikmati lamang tersebut.

Ikut Hadir Kepalah Desa Tuapejat dan Anggota DPRD Mentawai dari Fraksi Gerindra, Perwakilan dari Polres, Kabag Log Donny Putra­.MH.Dtt.­WT­da, Perwakilan dari Kodim 0319 Mentawai.  “Kegiatan ini dibuat untuk memasuki bulan Ramahdan  dan menjalin silaturahmi antara tokoh masyaraka dan ninik mamak dan ponakan yang selama ini saling tidak kenal. Adanya kegiatan ini kita akan membangun rumah bagonjong yang su­dah saya hibangkan tanah pembangunan ke depannya,” ujar Awalludin.

Baca Juga  Tanahdatar dan Malaysia Bakal Lakukan Pertukaran Siswa

Awaluddin menjelaskan kebiasanya dilakukan menjelang hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, Idul Adha, maupun pada acara adat dan hajatan keluarga. Dijelaskannya lemang dimasak dengan ruas bambu dengan santan kepala yang disiapkan secara bersama-sama. “Ma­lamang bukan sekadar memasak lemang, tetapi menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan dan menjaga nilai gotong royong dalam ma­syarakat Mandailing. Tradisi ini mengajarkan kebersamaan dan rasa saling peduli,” ujarnya.

Sementara Mora dari Fraksi Gerindra mengatakan akan membantu pembangunan rumah Bagonjong  warga PKPS di Kepulauan Mentawai. Nantinya kita akan berkerja sama perangkat desa. “Salah satu program Balamang Basamo diagenda kegiatan tiap tahun selengarakan dan pembangunan rumah Adat Pesisir Selatan,” ung­kap Mora. (rul)