METRO PESISIR

Wako Yota Balad Tebar Benih Ikan Lele Milik BUMDes

3
×

Wako Yota Balad Tebar Benih Ikan Lele Milik BUMDes

Sebarkan artikel ini
TEBAR BENIH LELE—Wali Kota Pariaman Yota Balad melakukan tebar ribuan benih ikan lele yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Makmur Ampalu di Desa Ampalu dengan sitem bioflok di Desa Ampalu, Kecamatan Pariaman Utara

PARIAMAN, METROWali Kota Pariaman, Yota Balad melakukan penebaran ribuan benih ikan lele yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Makmur Ampalu di Desa Ampalu dengan sitem bioflok di Desa Ampalu, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, kemarin. Yota Balad mengapresiasi langkah dari BUMDes Ampalu Makmur dalam mengelola potensi desa dibidang perikanan.

“Program budidaya ikan lele ini adalah bukti nyata BUMDes dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Karena BUMDes memang diharapkan membuat kegiatan yang bisa menghasilkan pendapatan masyarakat,” ungkapnya.

Ia menyebutkan hasil ikan lele kita salurkan ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ada di Kota Pariaman khususnya di Kecamatan Pariaman Utara. “Kita usahakan dapur MBG di Kecamatan Pariaman Pariaman Utara mengambil sumber makananya dari Desa Ampalu. Dapur MBG ini banyak memerlukan bahan pokok untuk makanan anak-anak Kota Paria­man termasuk ikan lele dan sayur. Di lokasi budidaya ikan ini, juga banyak lahan yang kosong yang bisa dimanfaatkan dengan menanam sayur hidroponik,” ulasnya.

Baca Juga  Bupati Padangpariaman Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Ia juga berharap budidaya ikan lele ini bisa berjalan, masyarakat senang dan hasilnya bisa langsung dijual ke dapur MBG. “Saya yakin, usaha dari BUMDes untuk berternak lele dan sayur hidro­ponik nanti, mudah-mudahan lancar dan diberkati oleh Allah SWT,” harapnya.

Sementara itu, Ketua BUMDes Ampalu Makmur, Syafri Hendri (49) mengatakan bahwa BUMDes Ampalu Makmur bergerak menggunakan metode Akuaponik.

Akuaponik adalah sistem pertanian berkelanjutan yang menggabungkan akuakultur (budidaya ikan) dengan hidroponik (budidaya tanaman tanpa tanah) dalam satu lingkungan yang saling menguntungkan (simbiosis mutualisme).

Baca Juga  Ulama Besar Ulakan Tutup Usia

Ia juga menuturkan bahwa kolam bioflok berjum­lah 10 kolam, masing-masing kolam diisi sebanyak 3 ribu ekor lele, dengan estimasi total keuntungan sebesar Rp. 28,5 juta selama tiga bulan.

“Alhamdulillah dapur MBG di Kecamatan Pariaman Utara sudah mulai meminta ikan lele segar dan lele salai untuk bahan pokok dapur MBG. Selain itu, nantinya BUMDes juga akan menyediakan lele siap saji plus nasi dan bonus cah kangkung yang akan dipasarkan ke dinas-dinas dilingkungan Pemerintah Kota Pariaman. Kita juga targetkan Desa Ampalu menjadi desa penghasil ikan lele di Kota Pariaman,” punkasnya mengakhiri. (efa)