METRO BISNIS

Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Jaga Stabilitas Harga Pangan, BI Sumbar Luncurkan DAUN Ramadan Festival

0
×

Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Jaga Stabilitas Harga Pangan, BI Sumbar Luncurkan DAUN Ramadan Festival

Sebarkan artikel ini
DAUN RAMADAN FESTIVAL— Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumbar, Mohamad Abdul Majid Ikram bersama Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat menuka Dari Nagari Untuk Negeri (DAUN) Ramadan Festival.

PADANG, METRO–Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) resmi meluncurkan Dari Nagari Untuk Negeri (DA­UN) Ramadan Festival, di halaman kantor BI Sumbar, Jalan Jenderal Sudirman, Padang, Minggu (8/2).

Festival yang akan berlangsung selama satu bulan ini diisi dengan ber­bagai program yang bertujuan mendorong per­tum­bu­han ekonomi ma­sya­rakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan selama bulan puasa hingga menjelang Idul Fitri.

Kepala Kantor Perwa­kilan BI Provinsi Sumbar, Mohamad Abdul Majid I­kram mengatakan, diluncurkannya DAUN Rama­dan Festival ini sebagai langkah nyata menggerakkan ekonomi sekaligus mem­berikan edukasi kepada ma­syarakat di tengah tingginya harga beras lokal di Sumbar.

“Kami ingin menunjukkan bahwa beras pulen juga sangat enak dikonsumsi. Harganya jauh le­bih terjangkau dibandingkan beras lokal saat ini. Ini a­dalah opsi cerdas bagi ma­syarakat untuk tetap makan enak tanpa terbebani harga pangan yang tinggi,” kata Abdul Majid.

Abdul Majid menjelaskan, pembukaan kegiatan ditandai dengan lomba memasak nasi goreng berbahan beras pulen, launching wakaf pohon produktif serta penukaran uang me­lalui kas keliling BI. Selain itu, turut dihadirkan belasan bazar UMKM binaan BI dan peluncuran program sertifikasi juru sembelih halal.

Baca Juga  Pilihan Terbaik Rental Mobil Medan Kota: Bebas Keliling Tanpa Pusing

“Selain kegiatan itu,  kami juga memberikan perhatian khusus pada pemulihan ekonomi di dae­rah terdampak bencana melalui Program Sekolah Lapang. Program ini me­nyasar para petani dan pelaku UMKM yang terampak bencana agar bisa se­gera bangkit,” tegas Abdul Majid.

Menurut Abdul Majid, program Sekolah Lapang Daun ini dilaksanakan di Kabupaten Tanahdatar, Kabupaten Agam dan Solok untuk membantu pe­mulihan eko­nomi ma­sya­rakat.

“Fokus kegiatannya Pelatihan bercocok tanam kembali dan pendampingan UMKM agar produktivitas warga yang terdampak bencana dapat pulih lebih cepat.

Menyambut tingginya kebutuhan pangan halal saat Ramadan dan Lebaran, BI Sumbar juga memfasilitasi pelatihan bagi para juru sembelih hewan (unggas, sapi, dan kam­bing),” ujar dia.

Baca Juga  30 Pelaku Ekonomi Kreatif, Ikuti Workshop Pengembangan Strategi Bisnis

Abdul Majid menambahkan, dalam satu hingga dua pekan ke depan pihaknya berencana melatih juru sembelih halal atau juleha yang belum memiliki sertifikasi halal. Pelatihan ini ditujukan untuk men­dukung pemenuhan standar kehalalan produk pangan di daerah.

“Minggu depan, kami akan melatih lebih dari 20 juru sembelih untuk men­dapatkan sertifikat halal. Ini penting untuk memastikan kualitas dan kehalalan konsumsi ma­sya­ra­kat,” tambah Abdul Majid.

Selain itu, kata Abdul Majidc BI Sumbar juga memperkenalkan program Wakaf Produktif melalui aksi tanam pohon bersama pondok pesantren. Program ini memadukan aspek kelestarian lingkungan dengan nilai ibadah melalui sistem wakaf.

“BI Sumbar juga tetap membuka layanan pe­nu­karan uang untuk memfasilitasi kebutuhan uang kartal baru untuk ma­sya­rakat dan Operasi Pasar untuk menjaga stabilitas harga pada komoditas yang ra­wan mengalami kenaikan harga (volatile foods) selama Ramadan 2026,” tutup dia. (rgr)