METRO PADANG

Seminar Beasiswa LPDP di Unand, Tekankan Kepemimpinan dan Pengabdian Bangsa

1
×

Seminar Beasiswa LPDP di Unand, Tekankan Kepemimpinan dan Pengabdian Bangsa

Sebarkan artikel ini
SEMINAR BEASISWA LPDP— Direktur Investasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Muhammad Oriza, tampil sebagai pemateri dalam Seminar Beasiswa LPDP Tahap 1 Tahun 2026 yang digelar Unand, Kamis (5/2) di Convention Hall Kampus Limau Manis.

 PADANG, METRO–Universitas Andalas menggelar Seminar Beasiswa LPDP Tahap 1 Tahun 2026 dengan menghadirkan Direktur Investasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Muhammad Oriza, sebagai pemateri. Kegiatan ini ber­langsung di Convention Hall Kampus Limau Manis, Kamis (5/2), dan diikuti oleh mahasiswa serta dosen dari berbagai fakultas.

Rektor Unand Efa Yonnedi, Ph.D., menegaskan bahwa LPDP mencari calon penerima beasiswa dengan karakter kuat dan orientasi pada peru­bahan. Menurutnya, keunggulan aka­demik saja tidak cukup tanpa kepemim­pinan, integritas, dan komitmen pe­ngab­dian.

“LPDP mencari individu yang berkarakter, memiliki orien­tasi untuk membuat pe­rubahan, dan mampu menjadi pemimpin. Pe­nerima beasiswa tidak ha­nya unggul secara inte­lektual, tetapi juga memiliki komitmen pengabdian ke­pada bangsa dan negara me­lalui karya, inovasi, ser­ta keteladanan, karena LPDP berasal dari pajak rakyat,” ujar Rektor.

Rektor juga menyampaikan keterbukaannya untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan dosen muda Unand terkait strategi dan proses pen­daftaran beasiswa LPDP. Ia mendorong sivitas akademika untuk mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Unand sangat mendorong dosen muda dan mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang magister, doktor, mau­pun dokter spesialis melalui Beasiswa LPDP,” tambahnya.

Sementara itu, dalam pemaparannya, Muhammad Oriza menjelaskan bahwa pendaftaran Beasiswa LPDP Batch 1 Tahun 2026 telah dibuka sejak 22 Januari hingga 23 Februari 2026. Melalui program ini, penerima beasiswa ber­ke­sempatan menempuh studi di 17 universitas unggulan dunia.

Selain dukungan pendanaan pendidikan, awardee LPDP juga akan terga­bung dalam jejaring alum­ni nasional, seperti Mata Elang dan Mata Garuda, yang aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial, pe­ngem­bangan kepemimpinan, serta pembangunan nasional.

LPDP menargetkan sekitar 2 persen penduduk Indonesia dapat menjadi lokomotif penggerak eko­nomi nasional. Sejalan dengan kebutuhan pembangunan, klaster penerimaan Beasiswa LPDP tahun 2026 dibagi menjadi 60 persen bidang STEM, 20 persen STEM-related, dan 20 persen non-STEM.

Beasiswa LPDP mencakup jenjang S2, S3, serta program Dokter Spesialis. Melalui seminar ini, Unand berharap semakin banyak sivitas akademika yang ter­motivasi memanfaatkan peluang Beasiswa LPDP sebagai langkah stra­te­gis dalam meningkatkan kua­litas sumber daya ma­nusia Indonesia. (rel/ren)