BERITA UTAMA

Gudang Kasur Terbakar di Kuranji, Kerugian Capai Rp 90 Juta

0
×

Gudang Kasur Terbakar di Kuranji, Kerugian Capai Rp 90 Juta

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN— Petugas Damkar melakukan penyemprotan air untuk memadamkan gudang kasur yang terbakar di Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

KURANJI, METROKebakaran melanda sebuah gudang kasur di RT 04 RW 03, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Senin (2/2) siang sekitar pukul 12.58 WIB. Kepulan asap hitam pekat yang membubung dari dalam bangunan sempat memicu kepanikan warga di sekitar lokasi.

Berkat respons cepat Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke area permukiman yang lebih luas. Namun kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran ini mencapai Rp 90 juta.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Kadis Dam­kar) Kota Padang, Budi Payan mengatakan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kepulan asap tebal pertama kali terlihat dari dalam gudang sebelum akhirnya dilaporkan ke Dinas Damkar Kota Padang.

“Kondisi lingkungan yang ramai warga serta akses jalan yang sempit, sempat menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam proses penanganan. Untuk memadamkan api, sebanyak tiga armada pemadam kebakaran dengan dukungan 56 personel dikerahkan untuk menjinakkan api,” kata Budi Payan.

Budi Payan menambahkan, proses pemadaman dan pendinginan berlangsung kurang lebih 40 menit hingga dinyatakan selesai pada pukul 13.40 WIB. Api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke bangunan lain di sekitarnya.

“Kebakaran tersebut menghanguskan satu unit gudang dengan luas area terbakar sekitar 4 x 5 meter persegi. Gudang tersebut diketahui milik Gusti (43), seorang wiraswasta asal suku Minang,” jelas Budi Payan.

Selain itu, kata Budi Payan, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, dan tidak ada warga yang harus mengungsi. Sebanyak empat orang penghuni diketahui terdampak.

“Kerugian materi akibat kebakaran ditaksir men­capai sekitar Rp90 juta. Di sisi lain, upaya cepat petugas berhasil me­nye­lamatkan aset senilai kurang lebih Rp500 juta serta mencegah dampak kebakaran meluas ke area seluas 15 x 30 meter persegi dan satu bangunan lain di sekitarnya,” tutur Budi Payan.

Hingga saat ini, ungkap Budi Payan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh aparat berwenang. Dinas Damkar Kota Padang me­ng­imbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan padat penduduk dan lokasi usaha yang menyimpan material mudah terbakar.

“Sebagai bagian dari layanan publik, masya­rakat diimbau segera menghubungi layanan darurat Padang Sigap 112 atau Mako Damkar 113 apabila menemukan indikasi kebakaran agar dapat ditangani lebih cepat.,” tutupnya. (oza)