METRO PADANG

Personel Satpol PP Kota Padang Diingatkan Lebih Profesional dan Humanis dalam Bertugas

2
×

Personel Satpol PP Kota Padang Diingatkan Lebih Profesional dan Humanis dalam Bertugas

Sebarkan artikel ini
APEL PAGI— Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra memberikan arahan kepada seluruh personel saat apel pagi, di Mako Satpol PP Kota Padang, Senin (2/2). Personel penegak perda diminta profesional dalam menjalankan tugas.

TAN MALAKA, METROKepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang Chandra Eka Putra, mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga sikap dan berbuat baik dalam setiap keadaan, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

Hal itu ditegaskan Chandra saat apel pagi di Mako Satpol PP Kota Padang, Senin (2/2). Ia menekankan bahwa sikap dan perilaku yang baik merupakan cerminan profesionalisme personel menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

”Tidak semua orang baik bernasib baik, tapi o­rang baik selalu diiringi dengan kebaikan,” tutur Chandra Eka Putra.

Kinerja Januari 2026

Sebelumnya, diketahui Satpol PP Padang bergerak cepat mengawali tahun 2026 dengan melakukan serangkaian penertiban intensif. Berdasarkan data rekapitulasi penegakan Peraturan Daerah (Perda) hingga 31 Januari 2026, tercatat sebanyak 531 Pelanggar telah ditertibkan oleh personel di lapangan.

Dari data tersebut, pe­langgaran terkait PKL dan Bangunan Liar menjadi yang paling mendominasi dengan total 230 unit yang ditertibkan. Lalu penertiban terhadap Penyakit Ma­syarakat (Pekat) sebanyak 123 orang, serta penertiban Pengemis 50 orang dan Penertiban Pak Ogah 31 orang yang kerap mengganggu kenyamanan pengguna jalan di titik-titik lampu merah.

ýýTidak hanya melakukan penertiban di  jalanan, Satpol PP juga memberikan perhatian khusus pada pembinaan generasi muda. Tercatat ada 26 pe­lajar yang  ditertibkan, serta 10 orang yang diamankan terkait pencegahan aksi tawuran.

Chandra menyampaikan bahwa langkah tegas ini diambil demi mengembalikan fungsi fasilitas umum dan menjaga kenyamanan warga Padang.

”Januari ini kita memang tancap gas. Fokus kita bukan cuma sekadar menertibkan, tapi lebih ke bagaimana menjaga agar ruang publik kita tetap nyaman dan aman untuk semua warga. Angka 531 Pelanggar ini menunjukkan bahwa tim kami di lapa­ngan terus siaga memantau setiap sudut kota,” ujar Chandra.

ýIa juga menambahkan bahwa penertiban terhadap penyakit masya­rakat (pekat) dan tempat hiburan malam akan terus dilakukan secara rutin untuk memastikan tidak ada aktivitas yang menyalahi aturan.

”Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan. Kalau melihat ada hal-hal yang mengganggu ketertiban, jangan ragu untuk lapor. Kami ingin Padang jadi kota yang ter­tib bukan karena takut pe­tugas, tapi karena kita semua memang menginginkan kenyamanan kota serta menjaga marwah adat di Minangkabau,” pungkas­nya. (oza)