SOLOK/SOLSEL

Melalui Pembinaan Atlet Usia Dini, Pemkab Tunjukkan Komitmen Bangun Sektor Olahraga

3
×

Melalui Pembinaan Atlet Usia Dini, Pemkab Tunjukkan Komitmen Bangun Sektor Olahraga

Sebarkan artikel ini
PELATIHAN INSTRUKTUR— Wakil Bupati Solok, Candra menyaksikan kegiatan Pelatihan Instruktur Identifikasi dan Deteksi Bakat Olahraga Siswa Kabupaten Solok Tahun 2026, di Hall GOR Batu Batupang.

SOLOK, METROPemerintah Kabupaten Solok terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sektor olahraga. Salah satunya melalui pem­binaan atlet usia dini.  Hal tersebut ditandai dengan pembukaan Pelatihan Instruktur Identifikasi dan Deteksi Bakat Olahraga Siswa Kabupaten Solok Tahun 2026 yang diselenggarakan di Hall GOR Batu Batupang.

Wakil Bupati Solok, Can­dra memberikan motivasi dan semangat kepada pa­ra siswa yang mengikuti deteksi bakat olahraga. Ia menyapa peserta dengan penuh antusias dan disambut jawaban kompak dari para siswa. “Alhamdulillah, dengan kegiatan seperti ini kita berharap akan lahir atlet-atlet hebat dari Kabupaten Solok. Akan ada pe­nerus Taufiq Hidayat, bahkan mungkin lahir Ronaldo dan Messi baru dari dae­rah kita,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa pembinaan olahraga menjadi salah satu prioritas utama dalam visi dan misi ke­pe­mimpinan Jon Firman Pandu–Candra, selain bidang agama dan adat. Dalam kurun waktu kurang dari 100 hari masa ke­pemimpinan, Pemerintah Ka­bupaten Solok telah me­ng­aktifkan kembali hampir seluruh cabang olahraga. “Dari 43 cabang olahraga, sebanyak 37 cabang telah menerima Surat Keputusan kepengurusan, sementara 6 cabang lainnya ma­sih dalam proses. Ini bentuk komitmen nyata kami dalam membina olahraga,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa KONI Kabupaten Solok yang sempat vakum lebih dari empat tahun kini kembali diaktifkan. Ke de­pan, seluruh anak usia 12 tahun direncanakan me­ngikuti tes deteksi bakat olahraga berbasis aplikasi digital guna memetakan potensi dan mencetak ge­nerasi atlet masa depan secara terarah.

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Solok juga menyatakan kesiapan men­dukung dan menyukseskan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026, termasuk melakukan seleksi ketat seluruh cabang olahraga serta menyatakan kesanggupan menjadi tuan rumah penyelenggaraan.

Sementara itu, Prof. Dr. Syahrial Bachtiar selaku ketua pelaksana menjelaskan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 16 guru olahraga yang akan dibekali kemampuan sebagai instruktur sekaligus pencari bakat siswa.

“Hari ini peserta memasuki tahap praktik. Nanti­nya data kemampuan fisik dan potensi siswa akan dimasukkan ke dalam sistem sehingga bakat olahraga mereka dapat teridentifikasi secara ilmiah dan terukur,” terangnya. (vko)