AGAM/BUKITTINGGI

Sinergi Polri dan Pemda, Operasi Keselamatan Singgalang 2026 Digelar

3
×

Sinergi Polri dan Pemda, Operasi Keselamatan Singgalang 2026 Digelar

Sebarkan artikel ini
APEL GELAR PASUKAN— Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Muhammad Lutfi mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Singgalang Tahun 2026 di halaman Mapolres Agam, Senin (2/2).

AGAM, METRO–Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr. Muhammad Lutfi AR, SH, M.Si, menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Singgalang 2026 yang digelar di halaman Ma­polres Agam, Senin (2/2).

Apel tersebut dipimpin Wakapolres Agam, Muddasir, SH, MH, yang membacakan amanat Kapolda Sumatera Barat. Kegiatan ini menjadi penanda kesiapan personel kepolisian bersama instansi terkait dalam mengamankan pelaksanaan Operasi Keselamatan Singgalang 2026.

Tahun ini, operasi mengusung tema “Terwujudnya Kam­seltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Operasi Ketupat 2026.” Tema tersebut menegaskan komitmen Polri dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan ke­ama­nan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas, khususnya menjelang Operasi Ketupat.

Dalam amanatnya, Muddasir menegaskan bahwa Polri memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas agar tetap kondusif.

“Hal ini diwujudkan melalui sistem dan manajemen operasional yang berkesinambungan, sistematis, sinergis, serta terkoordinasi antar fungsi kepolisian dan stakeholder terkait di luar kepolisian,” ujarnya.

Operasi Keselamatan Singgalang 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Pelaksanaannya mengedepankan langkah preventif dan preemtif, serta penegakan hukum secara re­pre­sif terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Berdasarkan evaluasi Operasi Keselamatan 2025, tercatat 74 kasus kecelakaan lalu lintas dengan 15 korban meninggal dunia, 15 luka berat, dan 99 luka ringan. Kerugian material mencapai Rp166.270.000. Sementara itu, pelanggaran lalu lintas yang ditindak terdiri dari 3.073 tilang dan 8.769 teguran.

Melihat data tersebut, Wa­ka­polres meminta seluruh personel yang terlibat untuk mempersiapkan langkah antisipasi secara teknis dan taktis guna meminimalisir potensi pelanggaran, kemacetan, serta kece­la­kaan. “Seluruh personel ha­rus mampu mengantisipasi potensi gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” tegasnya.

Sementara itu, Sekda Agam,­ Dr. Muhammad Lutfi AR, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Agam atas terselenggaranya apel gelar pasukan tersebut.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Agam dalam mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Sing­galang 2026 sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. “Pemkab Agam siap mendukung penuh pelaksanaan operasi ini demi terciptanya keselamatan bersama di jalan raya,” ungkapnya. (pry)