METRO PESISIR

Yota Balad Tanda Tangani MoU dengan Yayasan Al Mughny

2
×

Yota Balad Tanda Tangani MoU dengan Yayasan Al Mughny

Sebarkan artikel ini
TEKEN MOU—Wako Pariaman Yota Balad, tanda tangani MoU dengan Yayasan Al-Mughny Pariaman, di UNISBAR Convention and Exhibition (UCE) Kampus I Pariaman, By Pass, Kota Pariaman.

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman Yota Balad, kemarin,  tanda tangani Memorandum of Understan­ding (MoU) dengan Yayasan Al-Mughny Pariaman bertempat di di UNISBAR Convention and Exhibition (UCE) Kampus I Pa­riaman, By Pass Pariaman.  Penandatanganan Nota Ke­sepahaman itu juga dilakukan oleh UNISBAR dengan Yayasan Al-Mughny Pariaman, dan Institut Agama Islam (IAI) Sumatera Barat dengan Yayasan Al-Mughny Pariaman.

“Penandatanganan MoU antara Pemerintah Kota Pariaman dengan Yayasan Al-Mug­hny Pariaman merupakan babak baru dalam dunia pendidikan Kota Pariaman. Hal ini merupakan sebuah langkah maju yang menunjukkan komitmen kita dalam mewujudkan pendidikan yang berkeadilan, merata, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali,” ujar Yota Balad , kemarin, usai memberikan kata sambutan dalam aca­ra tersebut.

“Kerja sama ini hanyalah langkah awal, Implementasi nyata dari poin-poin yang telah disepakati adalah hal yang paling krusial. Pemerintah berkomitmen untuk terus mem­fasilitasi kebutuhan pesantren agar para santri dapat belajar dengan nyaman dan aman dan memperoleh hak yang sama, dan hal ini sejalan RPJMD Kota Pariaman 2025-2029 dan visi misi kami Balad-Mulyadi, serta program unggulan kami yang Pertama Pariaman RISALAH (Beriman, Sholeh dan Berakhlak), Satu Keluarga Satu Hafiz, Kembali ke Surau dan Pesantren ASN,” jelasnya.

Pemerintah daerah me­nya­dari sepenuhnya bahwa pesantren adalah mitra stra­tegis. Pesantren bukan hanya tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat. Pesan­tren bukan sekadar lembaga pendidikan agama, melainkan entitas strategis yang memiliki pengalaman luar biasa da­lam membina umat dan menjadi pelopor pembangunan moral bangsa.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap terjadinya Pe­ningkatan Mutu para Santri, sehingga mereka tidak hanya cakap ilmu agama (tafaqquh fiddin), tetapi juga memiliki ke­terampilan (skills) yang relevan dengan perkembangan zaman. Kami percaya, dengan sinergi antara pondok pesan­tren dan umaro (pemerintah), kita dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya berilmu, tapi juga berakhlakul karimah, yang pada akhirnya akan memperkuat daerah kita tercinta,” tuturnya.

Yayasan Al-Mughny Pariaman adalah lembaga pendidikan Islam yang fokus pada pengembangan akhlak, kemandirian, dan tahfidz (hafalan Al-Qur’an) untuk mencetak generasi religius. Didirikan dengan dukungan tokoh lokal seperti Mukhlis (mantan Wako Pariaman). Yayasan ini berperan sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam modern yang lahir untuk mendukung potensi religius di Kota Pariaman yang membina santri dengan sistem pendidikan terpadu. (efa)