PEMBALAP sepeda andalan Australia Jay Vine berhasil mengukuhkan diri sebagai juara Tour Down Under 2026 setelah melewati drama kecelakaan yang tidak biasa: ditabrak kanguru.
Insiden tak terduga itu terjadi pada etape final yang berlangsung hari Minggu (25/1) di kawasan perbukitan Adelaide.
Di tengah persaingan sengit sejauh 169,8 kilometer menuju Stirling, dua ekor kanguru besar tiba-tiba melompat ke tengah jalan saat rombongan pesepeda melaju dalam kecepatan tinggi sekitar 50 kilometer per jam.
Kecelakaan terjadi saat balapan menyisakan jarak sekitar 96 kilometer. Vine yang saat itu berada dalam posisi unggul di klasemen umum, tidak mampu menghindari tabrakan ketika seekor kanguru melintas tepat di jalur sepedanya.
“Semua orang bertanya apa hal paling berbahaya di Australia dan saya selalu menjawab, kanguru,” ujar Vine dikutip dari Daily Mail.
Vine menjelaskan bahwa hewan-hewan itu bersembunyi di semak-semak dan melompat keluar saat pembalap sudah tidak memiliki waktu untuk mengerem.
Dampak dari tabrakan itu cukup fatal bagi beberapa peserta. Tiga pembalap lainnya, yaitu Menno Huising, Lucas Stevenson, dan Alberto Dainese terpaksa mundur dari balapan (DNF) karena cedera.
Sementara itu, Jay Vine yang ikut terjatuh segera bangkit, melakukan pergantian sepeda sebanyak dua kali dan berhasil bergabung kembali dengan rombongan saat balapan menyisakan 92 kilometer.
Kemenangan Vine tahun ini dianggap sebagai pencapaian emosional, pasalnya sepanjang gelaran Tour Down Under 2026, tim UAE Team Emirates didera banyak kemalangan.
Sebelumnya, rekan setim Vine, Jhonatan Narvaez yang merupakan juara bertahan harus gugur pada etape keempat. Pada hari yang sama dengan insiden kanguru, Juan Sebastian Molano juga terpaksa berhenti karena kelelahan ekstrem.
Meski hanya menyisakan dua rekan setim, yaitu Ivo Emanuel Oliveira dan Adam Yates, Vine tetap tampil dominan.
Vine berhasil menjaga jarak aman dan finis dengan keunggulan 1 menit 3 detik atas pembalap Swiss Mauro Schmid yang menempati posisi kedua klasemen akhir. Sementara itu, peringkat ketiga diamankan oleh pembalap Australia lainnya Harry Sweeny.
Kemenangan itu menandai gelar juara kedua bagi Jay Vine di tanah kelahirannya dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
Dengan hasil itu, Jay Vine memimpin perolehan poin awal di kalender World Tour 2026 dan menjadi favorit kuat untuk balapan-balapan klasik berikutnya di Eropa.
Meskipun Jay Vine berhasil menyelesaikan balapan dan menang, pihak UAE Team Emirates melalui akun X (dulu Twitter) resminya mengabarkan bahwa sang pembalap mengalami cedera serius berupa patah tulang skafoid pada pergelangan tangan kiri akibat insiden tabrakan dengan kanguru.
“Setelah balapan, Jay melaporkan adanya rasa sakit pada pergelangan tangannya akibat kecelakaan di etape terakhir. Setelah melalui peninjauan medis, ditemukan bahwa dia mengalami patah tulang skafoid pergelangan tangan kiri yang cukup parah dan telah menjalani operasi yang sukses pada Selasa pagi,” ujar Direktur Medis dr. Adrian Rotunno.
Jay Vine dipastikan tidak akan mengikuti kompetisi dalam waktu dekat untuk menjalani pemulihan pascaoperasi dan rehabilitasi. (jpg)






