SOLOK, METRO—Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Lintas Solok–Padang, tepatnya di Jorong Pasar Usang Guguak, Nagari Koto Gadang Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Senin malam (26/1).
Kali ini, satu unit truk yang mengalami patah as roda, hilang kendali hingga menabrak mobil sedan yang terparkir di depan ruko lalu terbalik. Akibat akibat tersebut, satu orang penumpang truk tewas di lokasi kejadian.
Kasat Lantas Polres Solok, Iptu Rido membenarkan adanya kecelakaan maut tersebut. Menurutnya, kecelakaan truk dengan pelat nomor BA 8459 MQ terjadi pada pukul 22.00 WIB.
“Truk tersebut melaju dari arah Padang menuju Solok. Setiba di lokasi, truk mengalami kerusakan teknis saat melintasi jalan turunan. As roda truk patah sehingga pengemudi kehilangan kendali dan tidak dapat melakukan pengereman,” kata Iptu Rido, Selasa (27/1).
Dijelaskan Iptu Rido, ketika kondisi tidak terkendali, sopir truk sempat berusaha membanting setir ke kiri, namun kendaraan keluar dari lajur, menabrak satu unit mobil sedan yang sedang terparkir dan sebuah ruko, lalu terbalik.
“Kecelakaan ini menyebabkan seorang penumpang truk meregang nyawa setelah kendaraan yang ditumpanginya. Korban meninggal berinisial ROC (24), warga Kabupaten Simalungun Sumatra Utara,” ungkap Iptu Rido.
Iptu Rido menambahkan, sopir truk FAH (28), warga Kota Dumai, Riau, berhasil selamat dalam inisiden nahas ini. Setelah kejadian, korban ROC dibawa ke RSUD Arosuka Kabupaten Solok namun dinyatakan meninggal dunia.
“Di samping itu, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp65 juta, meliputi kerusakan pada truk, satu unit mobil sedan, dan satu bangunan ruko. Unit Gakkum telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi di lokasi,” tuturnya.
Selain itu, kata Iptu Rido, pihaknya beruapaya mengevakuasi truk yang terbalik secepat mungkin agar tidak menganggu akses lalu lintas kendaraan di lokasi. Ramainya warga yang menyaksikan juga membuat akses jalan terganggu.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk memastikan kendarannya dalam kondisi layak jalan, sebelum bepergian. Pastikan kendaraan tidak mengalami kerusakan demi keamanan dan keselamatan dalam perjalanan,” tutup dia. (*)






