BERITA UTAMA

Geger! Ada Mayat Pria Lansia di Kebun Karet, Diduga Gegara Gantung Diri, Leher Korban Terikat Tali

4
×

Geger! Ada Mayat Pria Lansia di Kebun Karet, Diduga Gegara Gantung Diri, Leher Korban Terikat Tali

Sebarkan artikel ini
MAYAT— Polisi melakukan olah TKP dan mengevakuasi mayat lansia yang ditemukan di kebun karet di Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanahdatar.

TANAHDATAR, METRO Warga Jorong Saruaso Barat, Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanahdatar, digegerkan dengan penemuan mayat pria lanjut usia (lansia) di kebun karet, Selasa (27/1) sekitar pukul 08.30 WIB. Diduga, tewasnya lansia itu akibat gantung diri.

Pasalnya saat mayat korban berinisial NA (71) ditemukan warga, leher korban teri­kat tali yang sangat ketat. Namun tali pengikat pada dahan pohon diduga putus hingga mayat korban terperosok ke pinggir sungai dalam posisi telungkup.

Tak berselang lama pas­­capenemuan mayat, Polisi dari Polsek Tanjung Emas bersama Tim Identifikasi Polres Tanahdatar mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan barang buk­­­ti. Setelah itu, jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan visum.

Menurut keterangan saksi, Erniwati (49) yang menemukan korban pertama kali mengaku pagi itu ia datang ke kebun karet bersama suaminya untuk menyadap pohon karet. Mu­lanya ia melihat tumpukan mencurigakan menye­rupai karung plastik hitam di area kebun. Karena me­rasa curiga, ia kemudian memanggil suaminya untuk memeriksa tumpukan tersebut.

“Setelah didekati, ternyata ditemukan seorang laki-laki yang kondisinya sudah meninggal dunia. Di lehernya ada ikatan tali. Tali yang digunakan sudah putus dan korban terperosok ke pinggir sungai,” ungkap Ernawati.

Di lokasi itu, kata Ernawati, ia melihat Polisi yang datang setelah menerima laporan, mengamankan sejumlah barang bukti be­rupa seutas tali, satu stel pakaian, jaket warna hitam, dan sepasang sandal.

“Jenazah korban telah dibawa ke RSUD Hanafiah. Saya tidak mengenali korban karena bukan warga Nagari Saruaso,” tutur dia.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Surya Wah­yudi mengatakan, korban tercatat sebagai warga Jalan Tanah Mendapo, De­sa Sungai Penuh, Kecamatan Sungai Penuh. Namun, korban berdomisili di Jo­rong Parak Juar, Nagari Ba­ringin, Kecamatan Lima Kaum.

“Sejauh ini kami sudah meminta keterangan dari beberapa orang saksi yang menemukan korban. Kami juga sudah menghubungi keluarga korban. Untuk jenazahnya dibawa ke RSUD Hanafiah,” kata AKP Su­rya.

Dijelaskan AKP Surya, berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan pada je­nazah korban, kuat dugaan korban meninggal akibat gantung diri. Hanya saja, pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban karena masih menunggu hasil pemeriksaan dokter.

“Sebelum ditemukan meninggal, korban sudah dicari-cari oleh keluarganya karena tidak kunjung pulang. Keluarga mengira korban ini hilang dan sudah diposting di salah satu grup Facebook. Tapi korban akhirnya ditemukan warga meninggal di kebun karet,”  tutur AKP Surya. (ant)