SIJUNJUNG, METRO–Pemkab Sijunjung terus memaksimalkan pemberdayaan bagi masyarakat transmigrasi di Kecamatan Kamang Baru melalui sejumlah program, mulai dari program kabupaten, provinsi hingga program dari pemerintah pusat. Hal itu dilakukan sebagai upaya dalam percepatan pembangunan di kawasan transmigrasi, serta bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada warga transmigrasi di Sijunjung.
Seperti halnya di bidang pertanian, peternakan dan ekonomi mikro di kawasan transmigrasi terus dikucurkan melalui program yang ada.
Sebelumnya, Bupati Sijunjung Benny Dwifa menyalurkan bantuan bagi kelompok lembaga ekonomi dalam bentuk peralatan dengan total nilai Rp.570 juta lebih. Bantuan itu berasal dari Direktorat Pengembangan Kelembagaan Ekonomi pada Kementrian Transmigrasi.
Bantuan itu merupakan buah tangan dari pertemuan Bupati Sijunjung, Benny Dwifa dengan Mentri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara pada beberapa waktu lalu.
Bantuan itu diserahkan kepada enam kelompok kelembagaan. Kelompok tersebut diantaranya, KUD Makarti Tama, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tanggo Bungsu, Gapoktan Tuah Sakato, Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunda Makmur, KWT Sido Jaya, dan KWT Prima Mandiri yang menerima peralatan seperti traktor, Motor Roda 3, Mesin Potong Rumput, Mesin Jahit, Oven Gas, Mesin Obras, Kompor Gas, Setrika, Kulkas, dan peralatan lainnya.
Selanjutnya melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sijunjung yang menggelar bakti sosial di Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) Padang Tarok.
Baznas melakukan penguatan kapasitas sumber daya manusia bagi anggota Kelompok Balai Ternak Gondang Jaya, serta menyalurkan 100 paket sembako kepada warga trans.
Bupati Sijunjung, Benny Dwifa mengatakan bahwa Kabupaten Sijunjung termasuk salah satu daerah di Sumbar yang memiliki kawasan transmigrasi masih dalam pembinaan.
“Kita (Sijunjung) masih memiliki kawasan transmigrasi yang masih jadi binaan pemerintah pusat, provinsi dan daerah. Sejumlah program yang dikucurkan bertujuan untuk percepatan pengembangan kawasan trans,” tutur Benny.
Dikatakan, program tersebut meliputi pengembangan SDM, ekonomi hingga infrastruktur di daerah transmigrasi. “Selaku pemerintah daerah, kita sangat apresiasi program dari pusat hingga provinsi yang ditujukan untuk Sijunjung. Semoga program tersebut bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Sijunjung,” terang Bupati.
Kepala Dinas Transmigrasi Kabupaten Sijunjung, David Rinaldo menyampaikan sejumlah program tersebut telah berjalan di tahun sebelumnya dan akan berlanjut di tahun 2026 ini. “InsyaAllah di tahun ini ada sejumlah program pembangunan infrastruktur di kawasan transmigrasi kita di Kamang Baru, bantuan berasal dari kementrian dan Pemprov Sumbar,” ungkapnya. (ndo)






