SOLOK, METRO—Bupati Solok, Jon Firman Pandu menegaskan upaya peningkatan kesejahteraan sosial serta pembangunan sektor pendidikan akan terus dilanjutkan. Ia menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Solok ditargetkan selesai pada bulan Juni 2026.
Hal ini disampaikan Jon Firman Pandu saat menghadiri kegiatan penyerahan secara simbolis bantuan asistensi rehabilitasi sosial dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Bantuan melalui Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) Bogor ini diperuntukan bagi penyandang disabilitas, anak terlantar, lanjut usia, serta kelompok rentan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.
Bupati Solok, Jon Firman Pandu bersama rombongan juga mengunjungi lingkungan Sekolah Rakyat SRMP 5 Solok serta melihat secara langsung aktivitas dan rutinitas para siswa. Kabupaten Solok hari ini lanjutnya betul-betul menyiapkan diri untuk pendidikan anak-anak. Dia berharap agar anak anak menanamkan dalam diri bahwa saya bisa dan saya mampu. Karena mereka generasi penerus Kabupaten Solok di masa yang akan datang.
Kepala Sentral Terpadu Inten Soeweno (STIS) Bogor Kemensos, Romal Uli Jaya Sinaga menyampaikan bahwa total bantuan yang disalurkan mencapai lebih kurang Rp. 640 juta. Dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 223 orang.
Bantuan tersebut terdiri dari bantuan nutrisi, perlengkapan kamar, perlengkapan rumah tangga, alat bantu disabilitas, serta bantuan kewirausahaan. “ Bantuan ini merupakan bukti nyata kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Solok dengan Pemerintah Pusat. Dan bantuan dari Kementerian Sosial dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat penerima manfaat,” ungkapnya. (vko)






