JAKARTA, METRO–Pertamina Enduro kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan talenta balap nasional melalui program pelatihan balap bertaraf internasional yang digelar di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 27–29 Februari. Program ini melibatkan 10 pembalap muda Indonesia dan merupakan hasil kolaborasi strategis dengan VR46 Riders Academy, akademi balap milik legenda MotoGP Valentino Rossi.
Sepuluh pembalap yang mengikuti pelatihan ini merupakan talenta terpilih dari ajang Mandalika Racing Series (MRS). Mereka disaring melalui proses seleksi yang dilakukan bersama oleh PT Pertamina Lubricants dan manajemen MRS dari kelas 150cc dan 250cc.
“Sebanyak 10 pembalap muda tanah air terpilih dari ajang Mandalika Racing Series (MRS) mengikuti program ini setelah melalui proses seleksi bersama PT Pertamina Lubricants dan Manajemen MRS dari kelas 150cc dan 250cc,” ujar Vice President Marketing PT Pertamina Lubricants, Nugroho Setyo Utomo, di Mandalika, Selasa.
Selama pelatihan, para pembalap mendapatkan pembinaan komprehensif yang mencakup teknik balap, pemahaman mesin dan spesifikasi motor, serta penguatan mental bertanding. Mereka juga memperoleh kesempatan berlatih langsung bersama pembalap lulusan VR46 Riders Academy, didampingi tim mekanik berpengalaman.
Tidak hanya fokus pada aspek teknis, program ini turut membekali peserta dengan pelatihan nonteknis yang relevan dengan industri motorsport modern, seperti public speaking dan digital marketing. Seluruh materi dirancang mengikuti standar pembinaan profesional yang diterapkan VR46 Riders Academy.
“Pembinaan balap tidak hanya fokus soal kecepatan, tetapi juga proses menciptakan talenta pembalap dan mekanik yang memiliki pemahaman teknis serta mental bertanding yang matang,” kata Nugroho.
Menurutnya, kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan standar pembinaan balap motor kelas dunia yang dapat diakses langsung oleh talenta Indonesia.
Sebagai upaya memperluas dampak program, Pertamina Lubricants juga melibatkan 10 mekanik muda dari berbagai SMK binaan program CSR perusahaan. Para mekanik tersebut mengikuti pelatihan bersama tim mekanik VR46 Racing Team guna memperdalam pemahaman praktis terkait penyiapan motor, sistem pelumasan, serta perawatan kendaraan sesuai standar balap profesional.
“Keterlibatan mekanik muda ini menegaskan bahwa peran mekanik sangat krusial dalam mendukung performa pembalap di lintasan,” jelas Nugroho.
Ia menambahkan, “Program ini menjadi lanjutan kolaborasi dari Pertamina Enduro dan VR46 Racing Team dalam memperkuat ekosistem pembinaan pembalap dan mekanik muda Indonesia dengan pendekatan yang mengacu pada standar kompetisi MotoGP™.”
Sementara itu, CEO VR46 Riders Academy, Carlo Casabianca, menilai kegiatan ini sebagai peluang untuk mendekatkan budaya pelatihan VR46 kepada talenta lokal Indonesia.
“Setiap negara memiliki karakter pembalap yang berbeda. Melalui kegiatan ini kami ingin memahami cara terbaik mengembangkan talenta Indonesia dengan pendekatan yang terstruktur dan berorientasi jangka panjang, bukan hanya hasil instan,” ujar Carlo.
Adapun daftar pembalap yang mengikuti program pelatihan ini yakni Felix Putra Mulya, M. Haikal Ramadhan, Arai Agaska, Fadhil Musyavi, Abid Azhar Musyarafa, M. Jallu Vesgio, Kenzie Akbar, M. Arkana Ardin Kurniawan, Agam Pratama, dan Ziven Rosul.
Di luar program pembinaan, VR46 juga menjalin kolaborasi dengan brand apparel lokal Erspo melalui koleksi ERSPO x VR46. Kerja sama eksklusif ini telah berjalan selama tiga tahun sejak 2024.
CEO & Founder Erspo, Sadad, mengungkapkan bahwa kolaborasi tersebut menghadirkan sembilan item apparel dengan desain dinamis dan karakter kuat.
“Ini bukan sekadar kolaborasi produk, tapi bagian dari perjalanan kami untuk terus berkembang dan berbicara di level yang lebih luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, koleksi ERSPO x VR46 diharapkan mampu menjadi pilihan apparel yang relevan dengan gaya hidup aktif masyarakat. “Koleksi ERSPO x VR46 sudah resmi diluncurkan pada 25 Januari 2026 dan dapat dibeli secara online melalui website resmi serta offline di beberapa store,” tutup Sadad. (*/rom)






