AGAM/BUKITTINGGI

Usai Banjir Bandang, Aktivitas Pelayanan Publik di Tanjung Raya Kembali Berjalan

2
×

Usai Banjir Bandang, Aktivitas Pelayanan Publik di Tanjung Raya Kembali Berjalan

Sebarkan artikel ini
PELAYANAN PUBLIK— Pelayanan perkantoran di wilayah Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, yang sempat terganggu akibat banjir bandang pada akhir 2025, kini berangsur kembali normal. Aktivitas pelayanan publik mulai terlihat berjalan seperti biasa setelah dilakukan pembersihan material sisa bencana.

AGAM, METRO–Pelayanan perkantoran di wila­yah Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, yang sempat terganggu akibat banjir bandang pada akhir 2025, kini berangsur kembali normal. Aktivitas pelayanan publik mulai terlihat berjalan seperti biasa setelah dilakukan pembersihan material sisa bencana.

Pantauan di lapangan, Selasa (27/1), menunjukkan sejumlah warga kembali memadati berbagai kantor pelayanan di Maninjau. Beberapa di antaranya adalah Kantor Camat Tanjung Raya, Kantor Urusan Agama (KUA), Kantor Pos, Kantor Wali Nagari, Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Agam, serta sejumlah kantor layanan publik lainnya.

Salah seorang warga yang tengah mengurus keperluan administrasi di Kantor Camat Tanjung Raya, Rian (39), mengatakan pelayanan sudah kembali berjalan meski masih terlihat sisa material bencana di sekitar lingkungan kantor.

“Pelayanan sudah kembali normal meskipun masih ada tumpukan tanah di luar perkantoran. Petugas juga sudah melayani masya­rakat seperti biasa,” ujarnya.

Rian menuturkan, banjir bandang bukan kali pertama melanda kawasan tersebut. Peristiwa terakhir terjadi pada 1 Januari 2026 dan menyebabkan sejumlah layanan perkantoran terhenti selama sekitar dua pekan.

Usai kejadian, aparatur perkantoran bersama berbagai pihak melakukan pembersihan material lumpur dan bebatuan yang masuk ke halaman hingga sebagian ruangan kantor.

“Pelayanan mulai benar-benar normal sekitar satu pekan terakhir. Sebelumnya memang sudah ada pelayanan, tetapi belum optimal karena petugas masih fokus membersihkan lumpur,” katanya.

Kepala Sub Bagian Kepegawaian Kantor Camat Tanjung Raya, Ahda Syukri, membenarkan bahwa pelayanan publik saat ini sudah berangsur pulih. Menurutnya, petugas kini kembali memprioritaskan pelayanan kepada masya­ra­kat, sembari menyelesaikan pembersihan sisa material bencana.

“Petugas sudah mulai fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat sambil tetap membersihkan sisa tanah dan lumpur yang masih ada di halaman kantor,” jelasnya.

Ia menambahkan, selama ma­sa tanggap darurat, pihak kecamatan tidak hanya membersihkan kantor, tetapi juga terlibat langsung membantu warga terdampak, mulai dari penyaluran bantuan, pengurusan pengungsi, hingga evakuasi warga.

“Kantor camat juga sempat difungsikan sebagai pos penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak banjir bandang,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Tanjung Raya, Sofian Tsauri. Ia menyebut pelayanan di KUA kini telah berjalan normal kembali, termasuk pelayanan pencatatan per­ni­kahan.

“Rata-rata kami melayani sekitar 19 pasangan nikah. Namun saat terjadi banjir bandang, banyak masyarakat yang meminta penundaan jadwal pernikahan karena terdampak bencana,” ungkap Sofian.

Dengan kembalinya pelayanan perkantoran, masyarakat diharapkan dapat kembali mengurus berbagai kebutuhan administrasi dengan lebih lancar, seiring berlanjutnya proses pemulihan pascabencana di kawasan Maninjau. (pry)