AGAM, METRO–HAWA Women Health Clinic yang berlokasi di Ampang Gadang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, resmi mulai beroperasi usai diresmikan pada Minggu (25/1). Kehadiran klinik ini diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan ibu dan kandungan, khususnya bagi masyarakat di wilayah Agam bagian Timur.
Pendiri HAWA Women Health Clinic, dr. Ibnu Mutaqin, menyampaikan bahwa pendirian klinik tersebut berangkat dari keinginan untuk mendekatkan layanan kesehatan ibu dan kandungan kepada masyarakat, mengingat keterbatasan fasilitas sejenis di kawasan tersebut.
“Layanan khusus ibu dan kandungan di Agam bagian Timur masih sangat terbatas. Melihat kondisi itu, kami mencoba membangun dari awal agar bisa ikut membantu meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan kandungan di wilayah Agam,” ujar dr. Ibnu.
Ia menambahkan, kehadiran HAWA Women Health Clinic sejalan dengan visi dan misi Bupati Agam dalam mewujudkan Kabupaten Agam yang Madani, Maju, Adil, dan Sejahtera. Melalui sektor kesehatan, terutama layanan bagi ibu hamil, pihaknya ingin turut berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Kami sebagai anak pisang Panampuang dan rang sumando Kubang Putiah merasa terpanggil untuk membantu daerah. Harapannya, ibu hamil di Agam bisa mendapatkan layanan yang modern, aman, dan nyaman dengan dukungan teknologi saat ini,” katanya.
HAWA Women Health Clinic mengusung konsep pelayanan kesehatan berbasis teknologi terkini. Klinik ini telah dilengkapi dengan perangkat ultrasonografi (USG) canggih, di mana pemeriksaan yang sebelumnya hanya dikenal dalam bentuk dua dimensi kini telah menggunakan teknologi lima dimensi dari Samsung.
“Kita harus adaptif terhadap perkembangan teknologi agar tidak tertinggal. Kami melayani dengan ilmu dan teknologi, serta mengabdi dengan ikhlas. Kepercayaan masyarakat merupakan kehormatan bagi kami,” tutur dr. Ibnu.
Ke depan, dr. Ibnu memiliki harapan besar agar HAWA Women Health Clinic dapat terus berkembang menjadi fasilitas kesehatan yang lebih luas.
“Saya berharap klinik ini bisa terus berkembang, bahkan suatu saat menjadi rumah sakit,” tambahnya.
Ia juga berharap, keberadaan klinik tersebut dapat menjadi contoh bagi layanan kesehatan lainnya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan melalui pemanfaatan teknologi modern.
Sementara itu, Bupati Agam, Benni Warlis, yang juga merupakan orang tua dari dr. Ibnu Mutaqin, berpesan agar HAWA Women Health Clinic tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, melainkan menjadi sarana pengabdian bagi masyarakat.
“Jangan jadikan ini sebagai ladang bisnis, tetapi jadikan ladang amal. Mudah-mudahan menjadi investasi dunia dan akhirat bagi Ibnu,” pesannya.
Sebagai orang tua, Benni Warlis mengaku bangga atas perjuangan dan dedikasi putranya hingga berhasil mewujudkan berdirinya klinik tersebut. Ia pun berharap cita-cita dr. Ibnu untuk mengembangkan HAWA Women Health Clinic menjadi rumah sakit dapat terwujud di masa mendatang. (pry)






