BUKITTINGGI, METRO–Kegiatan lari santai bertajuk KataRun 2026 yang digagas Karang Taruna Kota Bukittinggi berlangsung sukses dan meriah. Ajang olahraga tersebut diikuti lebih dari seribu peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pemuda, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum.
Ketua Panitia KataRun 2026, Zulfahmi St. Maharajo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan 100 tahun Jam Gadang sekaligus bentuk komitmen Karang Taruna dalam mengampanyekan gaya hidup sehat serta mendorong keterlibatan pemuda dalam aktivitas positif di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah kebersamaan dan penguatan peran pemuda. KataRun 2026 sukses dilaksanakan pada Sabtu lalu dengan pusat kegiatan di Mall Pelayanan Publik Kota Bukittinggi,” ujar Zulfahmi, Senin (26/1).
Ajang lari santai ini mengambil titik start dan finish di depan Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi. Sejak pagi hari, kawasan tersebut telah dipadati peserta yang tampak antusias mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan kebersamaan.
Menurut Zulfahmi, KataRun tidak sekadar menghadirkan aktivitas olahraga, tetapi juga sarana mempererat kolaborasi antarmasyarakat.
“KataRun ini tidak hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang kebersamaan, kolaborasi, dan kontribusi pemuda untuk Kota Bukittinggi,” katanya.
Pelaksanaan KataRun 2026 mendapat dukungan dari berbagai komunitas, relawan, serta instansi terkait yang berperan dalam pengamanan, pengaturan rute, hingga pelayanan kesehatan bagi peserta. Rute lari yang melintasi sejumlah kawasan strategis kota turut menghadirkan suasana Bukittinggi yang tertib dan nyaman.
Selain fun run, kegiatan ini juga diramaikan dengan hiburan, pembagian doorprize, serta keikutsertaan pelaku UMKM yang menambah semarak suasana di sekitar lokasi kegiatan. Seluruh rangkaian acara berlangsung lancar hingga peserta mencapai garis akhir.
“Melalui penyelenggaraan KataRun 2026, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tahunan yang mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat solidaritas masyarakat, serta memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah,” pungkas Zulfahmi. (pry)






