BERITA UTAMA

Geger! Lansia Tewas Tergantung di Pohon Alpukat, Leher Terlilit Tali Jemuran

3
×

Geger! Lansia Tewas Tergantung di Pohon Alpukat, Leher Terlilit Tali Jemuran

Sebarkan artikel ini
TEWAS TERGANTUNG— Warga bersama Polisi mengevakuasi jenazah pria lansia yang ditemukan tergantung di pohon alpukat di Nagari Balingka, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam.

Warga Jorong Pahambatan, Nagari Balingka, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, dihebohkan dengan penemuan mayat pria lanjut usia yang tergantung di pohon alpukat, Sabtu (24/1) sekitar pukul 06.30 WIB.

Mayat yang ditemukan itu diketahui bernama Mukhtar (76). Sedangkan lokasi penemuan berada persis di depan rumah korban. Kuat dugaan korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan tali jemuran.

Pasalnya, pada leher korban terlilit tali jemuran yang diikatkan ke dahan pohon alpukat. Tak berselang lama, Polisi dari Polsek IV Koto datang untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit.

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga setempat yang melintas di lokasi. Mulanya, warga mengira korban berdiri dan bersandar di pohon alpukat. Namun warga semakin curiga karena korban tidak bergerak.

Warga kemudian men­de­kati korban dan ternyata korban sudah meninggal dunia. Warga  kemudian melaporkan kejadian itu kepada aparat nagari dan pihak berwenang. Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal serta mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Hingga saat ini, penye­bab pasti korban gantung diri belum diketahui. Pihal Kepolisian masih terus melakukan penyelidikan. Hanya saja, dari ahasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda luka aniaya pada tubuh korban.

Kapolsek IV Koto, AKP Fitrianto membenarkan adanya penemuan mayat yang tergantung di pohon alpukat. Menurutnya, korban sehari-hari bekerja sebagai petani dan berdomisili di lokasi kejadian.

“Kami mengetahui ada­nya kejadian ini setelah mendapat laporan dari wali jorong yang menyebut ada warganya yang ditemukan tewas tergantung di pohon alpukat. Lokasinya berada di depan rumah korban,” kata AKP Firtianto, Minggu (25/1).

Dijelaskannya, setelah ada laporan itu, pihaknya bersama petugas medis dari Puskesmas IV Koto dan tim Inafis, mendatangi lokasi. Di sana, dilakukan pemeriksaan pada tubuh korban dan dilakukan olah TKP serta mengamankan barang bukti.

“Selanjutnya, pihak keluarga meminta jenazah korban dibawa ke RSAM Bukittinggi untuk dilakukan visum. Hasilnya, tim medis menyatakan pada tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan. Murni gantung diri,” tutur AKP Faitrianto.

Usai mendapatkan ke­te­rangan dari dokter di RSAM Bukittinggi, kata AKP Fitrianto, keluarga menyatakan menerima kematian korban dan mengikhlaskannya. Keluarga selanjutnya membawa korban ke Nagari  Balingka untuk dimakamkan.

“Jenazah sudah kami serahkan kepada keluarga untuk dikebumikan. Kuat dugaan, korban meninggal akibt gantung diri,” tutupnya. (*)