TANAHDATAR, METRO–Bupati Kabupaten Tanah Datar, Eka Putra, SE, MM, kembali mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial (medsos), khususnya berita hoaks yang kerap menyudutkan pemerintah dan berpotensi memecah persatuan, terlebih di tengah kondisi daerah dan nasional saat ini.
“Mari kita bersama-sama tetap kompak, menjaga silaturahmi, bersikap bijak dalam menyikapi berita hoaks, menjaga persatuan, menciptakan ruang digital yang sehat, serta mencegah dampak negatif dari penyebaran informasi yang tidak benar. Media sosial seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan komunikasi yang positif, bukan sebagai alat ujaran kebencian,” ujar Bupati Eka Putra.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, yang berlangsung di Masjid Baitul Aman, Nagari Balimbing, Kecamatan Rambatan, Sabtu (24/1) malam.
Pada kesempatan itu, Bupati Eka Putra juga menekankan pentingnya literasi digital bagi masyarakat, yakni kemampuan memahami, menganalisis, serta mengevaluasi informasi yang beredar di ruang digital. Dengan literasi digital yang baik, masyarakat diharapkan mampu menggunakan media sosial secara bijak, bertanggung jawab, dan beretika.
“Berita hoaks sering kali dibuat untuk memancing emosi seperti kemarahan, ketakutan atau kebencian, bahkan dengan tujuan menaikkan rating media sosial. Oleh karena itu, dengan berpikir tenang dan rasional, kita dapat menghindari sikap impulsif seperti menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya,” tambahnya.
Selain itu, Bupati Eka Putra juga menyampaikan sejumlah informasi terkait pembangunan daerah, diantaranya mengenai jaminan sosial kesehatan masyarakat serta pembangunan infrastruktur yang akan terus dilakukan secara bertahap, meskipun di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat atas dukungan serta kepercayaan yang terus diberikan kepada pemerintah daerah dalam upaya membangun Tanah Datar di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan infrastruktur. Sembari mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa berdoa agar Kabupaten Tanah Datar terhindar dari berbagai bencana.
Sebelumnya, Wali Nagari Balimbing, Yudia Antoni, menyampaikan bahwa dana desa atau anggaran nagari yang bersumber dari pemerintah pusat mengalami pengurangan akibat kebijakan efisiensi anggaran. Untuk itu, ia berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut.
Sementara itu, Ustadz Darno Efendi dari Canduang, Kabupaten Agam, dalam tausiyahnya mengajak jamaah untuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT. Ia mengutip firman Allah dalam Surah Ar-Rahman ayat 13 yang artinya, “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”
Ustadz Darno Efendi juga mengulas peristiwa Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW, yang terjadi setelah Nabi melalui masa penuh ujian yang dikenal dengan Tahun Kesedihan (Aamul Huzni), yakni wafatnya dua sosok pelindung dakwah Rasulullah, istri tercinta Siti Khadijah RA dan paman beliau, Abu Thalib. (ant)






