PADANG, METRO–Forum Komunikasi Main Dealer Honda (FKMDH) bersama PT Menara Agung menyalurkan bantuan, sebagai bentuk kepedulian terhadap percepatan pemulihan masyarakat terdampak bencana galodo dan banjir di Kota Padang.
Penyerahan bantuan dilakukan melalui kerja sama dengan BPBD Kota Padang serta pemerintah Kelurahan Tabing Banda Gadang dan Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo.
Direktur Operasional PT Menara Agung, Djunaidi Halim, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian FKMDH terhadap sesama, khususnya masyarakat yang terdampak bencana galodo dan banjir di Kota Padang.
“Pada kesempatan ini, bantuan difokuskan pada pemenuhan perlengkapan sekolah guna membantu anak-anak tetap dapat melanjutkan kegiatan belajar di tengah proses pemulihan pascabencana,” kata Djunaidi Halim.
Dijelaskan Djunaidi Halim, bantuan yang disalurkan oleh PT Menara Agung diserahkan langsung kepada masyarakat terdampak dengan pendampingan BPBD Kota Padang serta pihak kelurahan setempat.
“Adapun bantuan yang diberikan meliputi 280 paket perlengkapan sekolah, 280 kain sarung, 1.200 helai pakaian, 120 bantal, 120 dus susu UHT, serta 60 dus sarden, yang diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga selama masa pemulihan pascabencana,” jelasnya.
Lurah Gurun Laweh, Novi Sovian Linda, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada FKMDH dan PT Menara Agung atas bantuan yang telah disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana galodo dan banjir. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi warga dan menjadi bentuk kepedulian nyata yang memberikan semangat di tengah proses pemulihan.
“Kami berharap bantuan yang disalurkan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana. Semoga apa yang kita lakukan bersama dapat menghadirkan senyum di wajah para korban, sehingga mereka dapat kembali beraktivitas dan menata kehidupan pascabencana,” ujar Rikardus Tanumihardja, General Manager PT Menara Agung.
Melalui aksi kepedulian ini, FKMDH bersama PT Menara Agung berharap dapat menghadirkan semangat kebersamaan dan saling menguatkan di tengah masyarakat yang terdampak bencana galodo dan banjir di Kota Padang.
Di tengah keterbatasan akibat musibah, bantuan yang disalurkan menjadi simbol hadirnya kepedulian dan solidaritas, sekaligus pengingat bahwa proses pemulihan akan terasa lebih ringan ketika dijalani bersama. (rgr)






