METRO SUMBAR

16 Pelajar SMAN 2 Lintau Buo Beserta Guru Pembing Tingkatkan Literasi,  Perdalam Ilmu Jurnalistik di PWI Tanah Datar

2
×

16 Pelajar SMAN 2 Lintau Buo Beserta Guru Pembing Tingkatkan Literasi,  Perdalam Ilmu Jurnalistik di PWI Tanah Datar

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA—Ketua PWI Tanahdatar Chandra Antoni dan pengurus foto bersama Siswi SMAN2 Lintau Buo serta guru pembimbing.

TANAHDATAR, METRO –Sebanyak 16 orang pe­lajar yang tergabung da­lam tim literasi SMAN 2 Lintau Buo, Kecamatan Lintau Buo, menyambangi Sekretariat Persatuan War­tawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tanah Datar, Jumat (23/1). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka menimba ilmu dan memperdalam pemahaman mengenai dunia jurnalistik langsung dari praktisinya. Kedatangan rombongan pelajar yang di­dampingi guru pembimbing, disambut hangat oleh Ketua PWI Tanah Datar, Chandra Antoni, SE beserta jajaran pengurus lainnya seperti Penasehat Musatafa Akmal, SH, MH, Yuldafery, S.Sos (Penasehat) Ketua Bidang Hukum dan Pemebelaan Wartawan Joni Hermanto, SH serta Ketua Bidang Kebudayaan Meriyanto di sekretariat PWI Tanahdatar, Jl MT. Haryono, Batusangkar.

Dalam sambutannya, Ketua PWI Tanahdatar uang telah berlisensi MADYA dari Dewan Pers Chandra Antoni menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif SMAN 2 Lintau Buo untuk belajar me­ngenai kerja-kerja kewartawanan. Menurutnya, pemahaman jurnalistik sa­ngat penting bagi generasi muda di tengah derasnya arus informasi digital. “Kami menyambut baik dan sangat bangga dengan semangat adik-adik dari SMAN 2 Lintau Buo. Me­nimba ilmu di organisasi profesi seperti PWI akan memberikan gambaran nyata bagaimana berita diproduksi dengan mematuhi Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Semoga ini menjadi pemantik semangat bagi mereka untuk aktif menulis di sekolah,” ujar Chandra Antoni.

Selama kunjungan, para pelajar diberikan materi dasar mengenai teknik peliputan, cara penulisan berita yang benar, hingga tips membedakan informasi fakta dengan berita bohong (hoax), memeberikan pemahaman tentang Kode Etik Jurnalistik (KEJ) serta undang undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Dikatakan, Undang-undang ini merupakan salah satu pilar penting dalam era reformasi untuk menjamin kemerdekaan pers sebagai wujud kedaulatan rakyat.  Dikesempatan itu Chandra Antoni juga paparkan Mengenai apa itu Kode Etik Jurnalistis atau yang  lazim disebut dengan KEJ.

Ia berharap, para siswa-siswi SMAN2 Lintau Buo  bisa menguasai KEJ sebelum terjun ke dunia Jurnalistik. Karena dengan menguasai KEJ setiap wartawan akan dengan mudah menulis aebuah berita untuk disajukan pada pembaca.

Dikesempatan itu, anggota PWI Tanahdatar yang hadir secara bergantian menularkan ilmu dan pe­ngalaman selama menjalani dan menekuni profesi wartawan. Pembing Ekstrakurikuler SMAN2 Lintau Buo Erlina Susanti, S.Pd didampingi Fiteia Meida, S.Pd dan Roma Fitria, S.Ap sebagai Pembinan Majalah Dinding berharap, melalui kunjungan edukatif ini, para pelajar tidak hanya sekadar menguasai teori kepenulisan, tetapi juga mampu mengelola media sekolah atau majalah din­ding dengan standar jurna­listik yang lebih profesio­nal. “PWI Tanah Datar berkomitmen, akan terus membuka pintu bagi institusi pendidikan yang ingin berkolaborasi dalam me­ningkatkan literasi media di kalangan pelajar,” tutur Chandra Antoni . (ant)