OPINI

Membentuk Kader PMR, Menyiapkan Remaja Tanggap Darurat di Sekolah

11
×

Membentuk Kader PMR, Menyiapkan Remaja Tanggap Darurat di Sekolah

Sebarkan artikel ini

Oleh: dr. Biomechy Oktomalio Putri, M.Biomed (Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Andalas)

Sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar akademik, tetapi juga ruang penting untuk menanamkan kepedulian dan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat. Dalam aktivitas sehari-hari, kejadian seperti pingsan, cedera olahraga, atau luka ringan kerap terjadi dan membutuhkan respons awal yang tepat. Karena itu, keterampilan pertolongan pertama menjadi kebutuhan nyata di lingkungan sekolah.

Atas dasar tersebut, kegiatan Pembinaan Kader Palang Merah Remaja (PMR) dilaksanakan di SMP Telkom Padang sebagai bagian dari pengabdian masyarakat dosen Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Kegiatan ini bertujuan membentuk kader PMR sekolah sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar pertolongan pertama pada siswa.

Sebanyak 42 siswa mengikuti sosialisasi dan rekrutmen, dan melalui proses seleksi terpilih 23 siswa sebagai kader inti. Mereka kemudian mengikuti pelatihan yang dirancang singkat dan berorientasi praktik. Materi meliputi pengenalan PMR, pemeriksaan tanda vital, serta teknik pembidaian pada kasus cedera. Metode ceramah dipadukan dengan demonstrasi dan simulasi, sehingga siswa dapat langsung mempraktikkan keterampilan yang dipelajari.

Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa, terutama pada aspek praktik. Hal ini menegaskan bahwa remaja memiliki potensi besar untuk menjadi penolong pertama yang andal apabila dibekali pembinaan yang tepat. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan penyerahan kotak P3K, set bidai, dan buku saku PMR sebagai sarana pendukung di sekolah.

Pembinaan kader PMR merupakan investasi jangka panjang dalam membangun budaya sekolah yang sehat dan aman. Melalui kolaborasi perguruan tinggi dan sekolah, remaja didorong untuk menjadi pribadi yang tanggap, peduli, dan siap berperan sebagai agen kesehatan di lingkungan sekolah dan masyarakat. **