BERITA UTAMA

Gegara Ban Belakang Pecah, Mobil Angkot Terbalik, Sopir dan 13 Penumpang Terluka

3
×

Gegara Ban Belakang Pecah, Mobil Angkot Terbalik, Sopir dan 13 Penumpang Terluka

Sebarkan artikel ini
KECELAKAAN— Anggota Satlantas Polres Tanahdatar sedang melakukan olah TKP kecelakaan mobil angkot di Jorong Ombilin, Nagari Simawang, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanahdatar.

TANAHDATAR, METRO–Mobil angkutan umum mengalami kecelakaan tunggal hingga terbalik di jalan raya Padangpanjang-Solok atau tepatnya di Jorong Ombilin, Nagari Simawang, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah­datar, Rabu (21/1) sekitar pukul 07.00 WIB.

Akibat insiden nahas itu, sopir mobil angkot berpelat nomor BA 1042 NU bernama Joni Eka Putra (46) bersama 13 penumpangnya yang seluruhnya pelajar mengalami luka-luka hingga harus mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.

Kapolres Tanahdatar AKBP Nur Ihsan melalui Ka­sat­lantas AKP Andri Per­kasa membenarkan ten­tang peristiwa kecelakaan tunggal tersebut. Setelah mendapat laporan, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi para penumpang angkot.

“Angkot bercat kuning tersebut terbalik dengan posisi keempat roda menghadap ke atas. Sopir dan 13 penumpang mengalami luka ringan. Dipastikan ti­dak ada korban jiwa da­lam kecelakaan ini,” kata AKP Andri Perkasa.

Dijelaskan AKP Andri Perkasa, berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, kecelakaan berawal ketika angkot yang dikemudikan Joni Eka Putra  melaju dari arah Ombilin ke arah Padang Panjang. Setiba di lokasi, mobil angkot mengalami pecah ban depan belakang di sebelah kanan.

“Penyebab kecelakaan ini karena ban mobil pecah. Mobil yang dikendarai Joni Eka Putra hilang kendali dan oleng ke kiri, terguling dan terbalik. Mobil angkot tersebut rusak berat,” jelas AKP Andri Perkasa.

Melihat kejadian itu, kata AKP Andri Perkasa, warga setempat langsung memberikan pertolongan kepada sopir dan penumpang mobil angkot yang mengalami luka-luka.

“Seluruh korban luka dilarikan kepukesmas Rambatan I untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan medis. Kondisi seluruh korban mengalami luka ringan dan hanya rawat jalan,” ungkap AKP Andri Perkasa.

Pascakecelakaan, kata AKP Andri Perkasa, Unit Gakkum Satlantas Polres Tanahdatar mengamankan mobil angkot untuk dijadikan barang bukti.

“Kerugian materil akibat peristiwa tersebut ditaksir sebelasar 10 juta rupiah. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk memastikan kondisi ban se­belum bepergian me­nggu­nakan kendaraan,” pung­kasnya. (ant)