METRO SUMBAR

Pascapenertiban PETI, Antrean BBM di SPBU Pasbar Berangsur Hilang

1
×

Pascapenertiban PETI, Antrean BBM di SPBU Pasbar Berangsur Hilang

Sebarkan artikel ini
KEMBALI NORMAL— Salah satu SPBU di Pasaman Barat yang sudah terlihat normal pascapenertiban tambang ilegal.

PASBAR, METRO–Penertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin  (PE­TI)  di Kabupaten Pasaman Barat membawa dampak positif terhadap kelancaran arus lalu lintas dan distribusi BBM bersubsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Beberapa hari terakhir, antrean panjang kenda­raan, khususnya untuk pe­ngi­sian biosolar mulai ber­kurang secara signifikan. Kondisi ini terlihat di beberapa wilayah yang sebelumnya kerap mengalami kepadatan, salah satunya di kawasan Batang Toman, pusat Kota Pasaman Barat.

Penertiban PETI diketahui berdampak langsung terhadap menurunnya aktivitas kendaraan yang biasa melakukan pengetapan atau langsiran BBM bersubsidi dalam jumlah besar. Berkurangnya aktivitas tersebut membuat distribusi BBM di SPBU lebih terkendali dan tepat sasaran.

Salah seorang warga Batang Toman, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Marhan, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut antrean panjang di SPBU kini hampir tidak terlihat.

“Benar, beberapa hari terakhir pasca penegakan hukum terhadap PETI di Pasaman Barat, antrean di SPBU sudah tidak ada lagi,” ujar Marhan.

Menurutnya, tanpa ada­­nya pengerit atau pembeli berulang dalam jumlah besar, kuota BBM bersubsidi di SPBU menjadi lebih stabil dan dapat dinikmati oleh masyarakat umum sesuai peruntukannya. (end/rel)