AGAM/BUKITTINGGI

Percepat Penyelesaian Huntara di Palembayan, Pemkab Agam Turunkan OPD, 117 Unit Ditargetkan Segera Dihuni

1
×

Percepat Penyelesaian Huntara di Palembayan, Pemkab Agam Turunkan OPD, 117 Unit Ditargetkan Segera Dihuni

Sebarkan artikel ini
GOTONG ROYONG— OPD di lingkungan Pemkab Agam melaksanakan gotong royong dalam rangka percepatan penyelesaian pembangunan Huntara bagi warga terdampak bencana banjir bandang di SDN 05 Kayu Pasak, Jorong Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Rabu (21/1).

AGAM, METRO–Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Agam turun langsung melaksanakan gotong royong guna mempercepat penyelesaian pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak banjir bandang. Kegiatan ini dipusatkan di SDN 05 Kayu Pasak, Jorong Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Rabu (21/1).

Sebelum memulai gotong royong, para pegawai dan staf OPD mengikuti apel pagi yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr. Mhd Luthfi AR. Dalam apel tersebut, Sekda menekankan pentingnya kebersamaan dan tanggung jawab kolektif seluruh OPD dalam membantu ma­sya­­ra­kat yang sedang meng­hada­pi musibah.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Agam, Rahmi Artati, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini melibatkan 28 OPD. Masing-masing OPD menugaskan sebanyak 10 pegawai untuk ikut ambil bagian dalam proses penyelesaian pembangunan Huntara di lokasi terdampak.

“Sebanyak 28 OPD dilibatkan, dan setiap OPD menurunkan 10 pegawai untuk membantu penyelesaian pembangunan Huntara,” ujar Rahmi Artati.

Dalam arahannya, Sekda Muhammad Luthfi menjelaskan bahwa gotong royong ini merupakan upaya percepatan agar hunian sementara segera dapat ditempati oleh warga terdampak banjir bandang. Ia mengungkapkan, secara keseluruhan terdapat 117 unit Huntara yang terbagi ke dalam 25 barak, di mana setiap OPD bertanggung jawab terhadap satu barak.

“Total ada 117 unit Huntara yang terbagi dalam 25 barak. Setiap OPD memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan satu barak,” jelasnya.

Selain fokus pada pembersihan area dan pekerjaan fisik, Sekda juga mengingatkan agar OPD memperhatikan berbagai aspek pendukung kelayakan hunian. Mulai dari penyelesaian jaringan listrik, pemasangan pipa dan sanitasi, saluran pembuangan air, ketersediaan listrik, fasilitas WC, hingga sarana dan prasarana pendukung lainnya.

Menurutnya, hal tersebut menjadi faktor penting agar Huntara yang dibangun benar-benar layak, aman, dan nyaman untuk ditempati oleh masyarakat terdampak.

Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan seluruh OPD, Pemerintah Kabupaten Agam berharap proses pembangunan Huntara dapat diselesaikan sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan.

“Sehingga warga terdampak bencana dapat segera menempati hunian sementara dengan aman dan layak,” tegas Sekda. (pry)