AGAM, METRO–Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, SE, M.Com, memimpin rapat evaluasi pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bersama para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Agam. Rapat tersebut dilaksanakan secara virtual dari Pos Komando Bencana Alam yang berlokasi di Balerong Rumah Dinas Bupati Agam, Selasa (20/1).
Dalam rapat itu, Wakil Bupati menekankan pentingnya penguatan koordinasi dan sinergi antar OPD serta camat agar pembangunan Huntara dapat diselesaikan sesuai target waktu dan perencanaan yang telah ditetapkan. Hal ini dinilai krusial mengingat peresmian Huntara yang berlokasi di SDN 05 Salareh Aia dijadwalkan akan dilaksanakan dalam waktu dekat, yakni pada Jumat mendatang.
Muhammad Iqbal mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah aspek teknis yang perlu mendapat perhatian bersama. Beberapa di antaranya adalah penyelesaian saluran air pembuangan, ketersediaan aliran listrik, fasilitas WC, serta kelengkapan sarana dan prasarana pendukung lainnya agar Huntara benar-benar layak dan nyaman untuk dihuni oleh masyarakat terdampak bencana.
“Beberapa hal penting seperti saluran pembuangan, listrik, fasilitas WC, dan sarana pendukung lainnya harus dipastikan rampung agar Huntara siap dihuni,” ujarnya.
Selain aspek fisik bangunan, Wakil Bupati juga menegaskan agar seluruh data pendukung, mulai dari data DTH hingga data teknis lainnya, segera dilengkapi dan diverifikasi. Data tersebut nantinya akan dipaparkan oleh Bupati Agam pada saat peresmian Huntara, sekaligus menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Agam dalam upaya pemulihan pascabencana.
“Waktu kita hanya tinggal dua hari menjelang peresmian. Oleh sebab itu, seluruh persiapan harus benar-benar matang,” tegas Muhammad Iqbal.
Ia berharap seluruh OPD dan camat dapat segera melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan bidang masing-masing, sehingga tidak muncul kendala berarti menjelang pelaksanaan peresmian Huntara.
Rapat evaluasi tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi serta pemaparan laporan dari masing-masing OPD dan camat mengenai kondisi terkini pembangunan Huntara, progres penyelesaian di lapangan, serta pembahasan teknis terkait persiapan pelaksanaan peresmian. (pry)






