METRO PADANG

Melawan Arus Tsunami Politik, Perolehan Suara Meningkat, PKB Tetap Kokoh

0
×

Melawan Arus Tsunami Politik, Perolehan Suara Meningkat, PKB Tetap Kokoh

Sebarkan artikel ini

ADINEGORO, METRO – Di balik konstelasi perpolitikan di Sumbar yang sangat luar biasa imbasnya dari Pilpres kemarin, ternyata membawa gelombang tsunami bagi sebagian besar partai pendukung 01. Politik melawan arus di Sumbar, konsekuensi yang harus mereka terima adalah rela kehilangan kursi di DPRD, baik provinsi maupun kabupaten/ kota.
Meski demikian, besarnya gelombang tsunamai tersebut, ternyata tidak begitu berpengaruh terhadap kapal PKB. Partai tersebut bukannya oleng, akan tetapi malah berhasil menaikkan layarnya. Hal ini dibuktikan dengan perolehan suara yang didapatkan, menambah jumlah kursi di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota.
Sementara partai pendukung 01 lainnya, bukan hanya pengurangan kursi yang harus mereka terima, akan tetapi juga terpaksa kehilangan kursi pimpinan yang mereka kuasai selama ini.
Kenaikan jumlah kursi itu dibenarkan oleh Ketua DPW PKB Sumbar, H Febby Datuak Bangso.
“Di tingkat DPR RI kita memang belum berhasil, namun secara penghitungan perolehan suara di kabupaten/kota dan provinsi terjadi peningkatan,” ungkapnya.
Gejolak Pilpres terhadap sejumlah partai yang mendukung 01 pada saat Pemilu kemarin sangatlah luar biasa. Pengaruhnya, jangankan untuk mempertahankan jumlah jumlah kursi yang akan, akan tetapi malah tergerus habis. Mau tidak mau, karena ini sudah kebijakan partai tentu harus diterima dengan lapangan dada.
Besarnya gelombang yang dihadang itu, tentu juga sangat dirasakan PKB sendiri. Karena ini adalah sebuah tantangan besar, PKB butuh kerja keras dan keseriusan dalam berjuang meraih kepercayaan masyarakat. “Alhamdululillah kita bisa buktikan dengan perolehan suara terjadi peningkatan dibandingkan periode sebelumnya,” ungkap Febby.
Dijelaskan Febby, untuk tingkat DPRD Sumbar, PKB mendapatkan tiga kursi. Pada periode sebelumnya hanya satu kursi. Sementara, untuk kabupaten/kota, dari perolehan suara PKB mendapatkan 24 kursi. Sementara periode sebelumnya hanya 18 kursi. ”Artinya, PKB tentu dianggap lolos dari cengkraman pilpres kemarin,” terang Febby.
Memang secara target, apa yang dicapai saat ini memang masih dibawah. Awalnya, untuk provinsi, PKB menargetkan lima kursi, namun yang dipatkan hanya tiga kursi. Meski demikian, lanjut Febby, pihaknya sangat bersyukur dengan apa yang didapatkan PKB saat ini.
Lolosnya PKB dari cengkraman pilpres tersebut, menurut Febby tentu tidak terkepas dari usaha yang dilakukan partai, baik ditingkat DPC, DPW dan dukungan kuat dari DPP PKB. Atas pencapaian tersebut, ketua umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin memberikan apresiasi terhadap kadernya yang ada di Sumbar.
Perkiraan sementara, partai dan caleg yang akan menduduki kursi di DPRD Sumbar untuk priode 2019-2024 sesuai dengan dapilny adalah, Dapil 1 (Padang), Gerindra (Desrio Putra), PKS (Harneli), PAN (Indra Dt. Lelo), Demokrat (Suwirpen), Gerindra (Hidayat), Golkar (Afrizal/Desri Ayunda), PKS (Ramal Saleh/Rahayu/Gustami), PAN (Maigus Nasir), Gerindra (Evi Yandri), PDIP (Alber Hendra Lukman).
Kemudian, Dapil II (Padangpariaman/Pariaman), Gerindra (Tri Suryadi), PAN (M Ikhbal), PKS (M Ridwan), Golkar (Siti Izati Azis), Demokrat (M Nurnas), Gerindra (Jempol), PKB (M Firdaus). Sementara untuk Dapil III (Agam/Bukittinggi), Demokrat (Ismet Amzis), PKS (Rafdinal) Gerindra (Ismunadi Syofyan), PAN (Andri Warman), Golkar (Trismon/Lazuardi Erman) PPP (Syafril Huda), Demokrat (Novrizon), PKS (Rinaldi/Marfendi).
Dapil IV (Pasaman/Pasbar), Gerindra (Yunisra), Golkar (Benny Utama) PAN (Muzni M Nur), Demokrat (Sabar) Gerindra (Ahmad Haidir), PKS (Fajri Yustian/Heri Supriadi), PDIP (Syamsul Bahri/Risnawanto), PKB (Donizar), Gerindra (Khairudin)/Golkar (Zulkenedi).
Kemudian, Dapil V (Payakumbuh/50 Kota), Gerindra (Supardi), Demokrat (Darman Sahladi), PAN (Dodi Delvy), PKS (Irsyad Syafar), Golkar, (Syafaruddin/Yulfitni), Gerindra (Nurkhalis),
Untuk Dapil VI (Sawahlunto /Padang panjang /Tanah Datar/Sijunjung /Dharmasraya), PAN (Yosrizal), Gerindra (Mesra), Demokrat (Jefri), PKS (Budiman), Golkar (Hendra Irwan Rahim), PPP (Iraditillah), PDIP (Leli Arni), NasDem (Taufik Syahrial), PAN (Buchari Dt. Tuo/M. Nur Idris), Demokrat (Arkadius), PKB (Rico Alviano).
Dapil VII (Solok Raya), Gerindra (Sabrana), PAN (Ahmad Rius/Kadafi), Demokrat (Irzal Ilyas/Agus Syahdeman), PKS (Nurfirmanwansyah), Golkar (Khairunnas), NasDem (Irwan Afriadi), PPP (Patris Chan).
Terakhir Dapil VIII (Pessel/Mentawai), PAN (Muhayatul), Gerindra (Yusuf Abit), Demokrat (Ali Tanjung), PKS (Hamdanus), Golkar (Hadiyon/Zarfi Deson), NasDem (Bakri Bakar), PPP (Imral/Makmur). (hsb)