BERITA UTAMA

Longboat Mati Mesin di Tengah Laut, 3 WNA Dievakuasi Tim SAR Gabungan

4
×

Longboat Mati Mesin di Tengah Laut, 3 WNA Dievakuasi Tim SAR Gabungan

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI-Tim SAR gabungan mengevakuasi kapal mati mesin yang membawa 3 WNI di perairan Pulau Siburu, Kecamatan Sipora Utara.

MENTAWAI, METROTim SAR gabungan berhasil mengevakuasi longboat mati mesin  yang membawa tiga Warga Negara Asing (WNA) di perairan Pulau Siburu (Pulau Panjang), Kecamatan Si­pora Utara, Kabupaten Ke­pulauan Mentawai, pada Senin (19/1).

Kejadian kapal mati mesin itu dilaporkan terjadi pada pukul 13.30 WIB pada koordinat perkiraan LKP 1°58’55″S 99°36’29″E, dengan jarak sekitar 4 NM dari Pelabuhan Tuapejat dan estimasi waktu tempuh menuju lokasi sekitar 15 menit.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Ga­bungan yang terdiri dari personel Kansar Mentawai dan unsur terkait segera diberangkatkan dari Dermaga Tuapejat pada pukul 13.50 WIB menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB 02 Mentawai ) dengan crew 5 orang personel.

Pada pukul 14.03 WIB, Tim SAR gabungan tiba di lokasi dan menemukan kapal beserta seluruh penumpang dalam keadaan selamat. Posisi aktual kapal berada pada koordinat 1°59’48″S 99°36’9″E, sekitar 1,3 NM ke arah barat daya dari lokasi perkiraan awal.

Kapal yang mengalami mati mesin tersebut diketahui merupakan longboat berwarna putih hitam dengan panjang sekitar 10 me­ter dan menggunakan satu unit mesin 40 PK.

Kapal tersebut membawa tiga warga negara Italia atas nama Marco (56), Fadre (25), dan Gianfranco (47), serta satu warga ne­gara Indonesia atas nama Afip (29). Seluruh korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju Pelabuhan Tuapejat pa­da pukul 14.10 WIB dan tiba dengan selamat pada pu­kul 14.40 WIB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua, dalam keterangannya menyampaikan bahwa keberhasilan operasi ini merupakan wujud nyata dari respons cepat dan sinergi Tim SAR Ga­bungan.

“Begitu informasi kami terima, Tim SAR Gabungan langsung bergerak menggunakan RIB 02 Mentawai untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang. Alhamdulillah, kapal berhasil ditemukan dalam waktu singkat dan seluruh korban dalam keadaan selamat. Ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan operasi SAR,” ujar Benteng. (*)